“Tidak ada gunanya menyelesaikan semua balapan seperti yang saya lakukan di Qatar. Anda tidak bisa seperti ini untuk satu musim kejuaraan. Anda harus memenangi balapan,” kata peraih enam gelar juara dunia kelas MotoGP tersebut.
Ketidakpuasan dalam diri Marc Marquez kemudian berevolusi menjadi ambisi.
Setelah mengakhiri MotoGP Qatar dengan finis di peringkat kelima, Marc Marquez memasang target tinggi untuk balapan di Sirkuit Mandalika.
Marc Marquez mengaku akan memikirkan kemenangan selama perjalanan menuju Indonesia.
Dia bakal terbang bersama ambisi menuju MotoGP Mandalika. Sirkuit kebanggaan Tanah Air pun akan menjadi saksi perjuangan pebalap berjulukan The Baby Alien tersebut.
“Anda harus mengambil risiko. Di kelas MotoGP, saat ini, jika Anda memilih konservatif, Anda akan finis ke-10. Namun, jika mengambil sedikit risiko, Anda bisa finis kelima,” ujar Marc Marquez.
“Ketika terbang ke Indonesia, saya akan memikirkan kemenangan,” tutur Marc Marquez.
Menjelang seri kedua di Indonesia, Marc Marquez telah mengutarakan pendapatnya mengenai Sirkuit Mandalika.
Di mata Marc Marquz, lintasan Sirkuit Mandalika terbilang sederhana, tetapi situasi di sekitarnya membuat sirkuit menjadi lebih menghibur.
“Ini sirkuit simple (sederhana), di level lintasan. Kondisi (di sekitar lintasan) membuat sirkuit itu menghibur.” ucap Marc Marquez.
Sebelumnya, Marc Marquez telah menjajal Sirkuit Mandalika pada tes pramusim, pertengahan Februari lalu.
Kala itu, catatan waktu lap terbaik yang diukir Marc Marquez di Sirkuit Mandalika adalah 1 menit 31,481 detik.
editor : NMD
sumber : kompas.com







