Softbank Mundur dari Proyek IKN, Investasi USD 100 Miliar Batal Masuk ke Tanah Air

KALIMANTANLIVE.COM – Perusahaan keuangan multinasional yang berpusat di Jepang, Softbank, batal ikut serta dalam proyek membangun ibu kota negara (IKN).

Softbank menyatakan mundur dari proyek pembangunan ibu kota negara (IKN) Indonesia.

Padahal, Presiden Jokowi telah menunjuk CEO perusahaan keuangan tersebut, Masayoshi Son, sebagai komite pengarah di proyek IKN.

Keputusan mendadak Softbank untuk mundur dari proyek IKN cukup mengejutkan.

BACA JUGA:
Presiden Jokowi Lantik Bambang Susantono sebagai Kepala Otorita IKN, Dhony Rahajoe Wakil

BACA JUGA:
BAMBANG Susantono, Sosok Kepala Otorita IKN yang Bakal Dilantik Jokowi Hari Ini, Kamis 10 Maret 2022

BACA JUGA:
Badan Otorita IKN Akan Berkantor di Jakarta dan Balikpapan, Ada Sekretariat Lintas Kementerian

Berita ini batalnya Softbank investasi di IKN bahkan menjadi Breaking News di media terkemuka Jepang, Nikkei.

Meski demikian, Softbank tak memberikan alasan mereka cabut dari IKN.

“Kami tak akan investasi di proyek ini (IKN), tapi kami akan melanjutkan investasi di Indonesia melalui portofolio perusahaan Softbank Vision Fund,” tulis pernyataan resmi Softbank.

Presiden Jokowi dan Gubernur Kaltim Isran Noor saat meninjau lokasi proyek Ibu Kota Negara (IKN) di Kabupaten Panajam Paser Utara, Kaltim (foto.dok.Biro Pers Sekretariat Presiden)

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan sempat menyebut keinginan Softbank untuk investasi di IKN pada Januari 2020 lalu.

Bahkan kata Luhut, Softbank akan menanamkan modalnya hingga USD 100 miliar atau sekitar Rp 1.430 triliun (kurs Rp 14.300 per dolar AS).