Di hadapan seluruh fraksi, Masinton menyebut ada menteri yang memaksakan agenda pribadi untuk menunda pemilu. Dia meminta DPR turun tangan untuk mengawasi.
“Suasananya ketika ada menteri coba dikte agendanya dan itu di luar ranahnya ini ada upaya pengangkangan terhadap demokrasi,” kata Masinton.
Sebelumnya, Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan bicara soal penundaan Pemilu 2024. Luhut menyebut pemerintah melihat suara rakyat yang menginginkan Jokowi kembali menjabat setelah 2024.
Dia menyebut pemerintah punya big data yang berasal dari percakapan 110 juta orang di media sosial. Menurut Luhut, data itu menunjukkan keinginan rakyat menunda pemilu.
“Nah, itu yang rakyat ngomong. Nah, ini kan ceruk ini atau orang-orang ini ada di Partai Demokrat, ada di Partai Gerindra, ada yang di PDIP, ada yang di PKB, ada yang di Golkar,” ungkap Luhut disiarkan. kanal Youtube Deddy Corbuzier, Jumat (11/3).
editor : NMD
sumber : CNN Indonesia







