KONDISI Terbaru Gempa 7,3 M di Jepang, Listrik 2 Juta Rumah Padam, Pembangkit Nuklir Fukushima?

KALIMANTANLIVE.COM – Warga Jepang timur histeris dan berlarian ketika gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 7,3 mengguncang pada Rabu (16/3) malam hingga memicu peringatan tsunami.

Gempa tersebut berpusat di lepas pantai wilayah Fukushima pada kedalaman 60 kilometer. Lalu bagaimana kondisi Pembangkit Nuklir Fukushima?

Berdasarkan Badan Meteorologi Jepang, seperti dikutip Reuters pada Rabu (16/3), gempa yang mengguncang ibu kota Tokyo itu sempat memicu peringatan tsunami di beberapa bagian pantai timur laut.

# Baca Juga :Gempa Bumi Susulan M 6,0 Guncang Nias Selatan, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami

# Baca Juga :Gempa Bumi Magnitudo 6.2 di Pasaman Barat Sumatera Barat Dirasakan Juga Warga Kota Padang hingga Bukittinggi

# Baca Juga :GEMPA Bumi Berkekuatan 5,2 SR Melanda Kecamatan Larantuka NTT Selasa 8 Desember 2021 Dini Hari

# Baca Juga :Warga Lombok Kaget Tiba-tiba Terdengar Suara Keras Lalu Bumi Berguncang, Ternyata Ada Gempa Berkekuatan M 4,6

Tak lama setelah itu, sekitar pukul 23.36 waktu setempat, peringatan gelombang tsunami satu meter dikeluarkan untuk bagian-bagian pantai timur laut.

Media milik pemerintah, NHK, memberitakan guncangan gempa sangat kuat hingga membuat orang sulit berdiri.

Berikut situasi terkini gempa yang kini mengguncang wilayah timur Jepang:

Listrik 2 Juta Rumah Padam

Gempa kuat mengguncang pantai timur laut Jepang pada Rabu (16/3) malam. Gempa bermagnitudo (M) 7,3 itu mengguncang gedung-gedung hingga memicu peringatan tsunami.

Tak hanya itu, aliran listrik jutaan rumah juga dikabarkan terputus akibat gempa tersebut. Tokyo Electric Power Company mengatakan bahwa sekitar 2 juta rumah tangga tanpa listrik.

Media pemerintah NHK seperti dilansir Reuters pada Rabu (16/3) memberitakan TEPCO juga sedang memeriksa kondisi reaktor di pembangkit Fukushima.

TEPCO merupakan perusahaan multinasional Jepang yang menghasilkan berbagai macam produk energi.

Operasional Kereta Terganggu

Gempa bermagnitudo (M) 7,3 mengguncang Jepang Timur pada Rabu (16/3) malam.

Gempat itu berpusat di lepas pantai wilayah Fukushima pada kedalaman 60 kilometer dan memicu peringatan tsunami.

Gempa tersebut menyembabkan aliran listrik 2 juta rumah di Jepang padam. Tak hanya itu, seperti diberitakan AFP pada Rabu (16/3), gempa itu juga memengaruhi operasi kereta api di sana.