KALIMANTANLIVE.COM – Bakal terjadinya gelombang tinggi di perairan Indonesia pada Senin, 21 Maret 2022 diinformasikan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).
BMKG melalui akun Instagram resminya @infobmkg, menginformasikan gelombang tinggi terjadi di tujuh wilayah perairan Indonesia.
Informasi ini merupakan informasi prakiraan gelombang untuk dua hari ke depan, diperbaharui setiap ada perubahan dan sebelum masa berlakunya habis.
# Baca Juga :Cuaca Ekstrem Jumat 18 Maret 2022, BMKG: Hujan Lebat Berpotensi Melanda 30 Wilayah, Kalimantan Selatan?
# Baca Juga :BMKG Prediksi MotoGP Mandalika 2022 Berpotensi Hujan Lebat, Latihan Bebas Pertama Berpontensi Petir
# Baca Juga :PERINGATAN Dini Cuaca Buruk Hari Ini, BMKG: Kalsel dan 25 Wilayah Berpotensi Hujan Lebat, Angin Kencang
“Mari cek update Peringatan Dini Gelombang Tinggi Wilayah Perairan Indonesia berlaku tanggal 21 Maret 2022 Pukul 07.00 WIB hingga 22 Maret 2022 Pukul 07.00 WIB,” tulis BMKG.
Dalam narasi BMKG diinformasikan, pola angin di wilayah Indonesia bagian utara dominan bergerak dari Timur Laut – Tenggara dengan kecepatan angin berkisar 5-20 knot.
Sedangkan di wilayah Indonesia bagian selatan dominan bergerak dari Barat Daya – Barat Laut dengan kecepatan angin berkisar 5-25 knot.
Kecepatan angin tertinggi terpantau di Perairan Utara Sabang, Selat Sunda, Perairan Utara Banten, dan Perairan Utara Papua Barat.
Terdapat 16 wilayah perairan berpotensi mengalami gelombang sedang 1,25 – 2,5 meter.
Tujuh wilayah perairan berpotensi mengalami gelombang tinggi 2,5 – 4 meter.
Wilayah Perairan dengan Gelombang Sedang 1,25 – 2,5 Meter
- Selat Malaka Bagian Utara
-
Perairan Barat Aceh hingga Kep.Mentawai
-
Perairan Bengkulu
-
Teluk Lampung Bagian Selatan
-
Selat Bali – Lombok – Alas Bagian Selatan
-
Perairan Selatan P.Sumbawa – P.Sumba
-
Selat Sumba Bagian Barat
-
Samudra Hindia Selatan Bali hingga NTT
-
Perairan Selatan P.Belitung
-
Selat Karimata Bagian Selatan
-
Laut Jawa Bagian Barat
-
Perairan Kep.Sangihe – Kep.Talaud
-
Perairan Utara Halmahera
-
Laut Halmahera









