Naik Motor Matic, Perempuan Terobos Ruang SPKT Mapolres Siantar, Ternyata Stres Ingin Menikah Ketiga Kalinya

Tak ada kaitannya dengan teroris

Kapolda Sumut Irjen RZ Panca mengatakan petugas sudah memeriksa kamar FAM dan tak menemukan benda-benda yang berkaitan dengan jaringan terorisme.

“Karena barang-barang dia sudah diserahkan kepada orang orang sesuai dengan pemahaman dia. Jadi tidak ada barang-barang hanya ada buku Alquran,” ucapnya.

Saat ini pihaknya saat ini sedang mendalami apa penyebab FAM hingga berperilaku berubah drastis, dengan pemeriksaan yang dilakukan oleh Tim Psikologi Polda Sumut.

Namun diketahui keseharian FAM selama ini sering beribadah dan berdzikir.

“Kita berharap dapat mendalami konstruksi peristiwa dalam benak yang bersangkutan. Saat ini kita coba mendalami penjelasan yang bersangkutan lebih dalam,” katanya.

“Yang jelas kita tidak temukan buku buku yang berkaitan dengan teroris di rumah yang bersangkutan,” ucapnya menambahkan.

Sang ibu menangis minta maaf

Ibu FAM yang hadir di Polres Pematangsiantar menangis histeris dan meminta maaf kepada masyarakat atas peristiwa yang dilakukan anaknya.

“Saya mohon maaf kepada masyarakat yang telah mengganggu, anak saya silap, saya minta maaf karena kami juga keluarga polisi, anak kami sudah melakukan di luar pemikiran kami,” ucapnya.

Sementara itu Ketua MUI Kota Pematangsiantar M Ali Lubis mengatakan FAM pernah mengalami kecelakaan. Akibatnya cara pikir FAM kurang sempurna.

editor : NMD
sumber : kompas.com