Presiden Xi Jinping Syok Dengar China Eastern Airlines Jatuh, Petugas Penyelamat: Pesawat Benar-benar Hancur

BEIJING, KALIMANTANLIVE.COM – Pesawat China Eastern Airlines yang mengangkut ratusan penumpang jatuh di pegunungan China selatan.

Presiden China Xi Jinping mengku syok setelah mendengar kabar jatuhnya pesawat berpenumpang 132 orang tersebut.

Presiden Xi menyerukan semua upaya penyelamatan dan mencari penyebab kecelakaan sesegera mungkin, menurut CCTV.

# Baca Juga :Pesawat China Eastern Airlines Jatuh di Gunung dekat Guangxi Menyebabkan Kebakaran Hutan

# Baca Juga :Pesawat Boeing 737 China Eastern Airlines Jatuh di Guangxi, Nasib 133 Penumpang Masih Misteri

# Baca Juga :SEKARANG Naik Pesawat Tak Perlu Lagi PCR dan Antigen, Tapi Penuhi Syarat Ini Dulu

# Baca Juga :Penumpang Lihat Ular Merayap di Pesawat, Maskapai Malaysia Terpaksa Mendarat Darurat

“Kami syok mengetahui kecelakaan MU5735 China Eastern,” kata Xi, sebagaimana dilansir AFP, Senin (2/3/2022). Dia juga menyerukan “keselamatan mutlak” bagi sektor penerbangan.

Seorang penduduk desa di dekat lokasi kecelakaan bermarga Liu mengatakan kepada China News Service bahwa dia mengendarai sepeda motor ke tempat kejadian setelah mendengar ledakan keras.

Dia mengatakan melihat puing-puing di tanah, termasuk sayap pesawat dan potongan-potongan pakaian yang tergantung di pohon.

China Eastern Airlines mengonfirmasi bahwa ada korban jiwa akibat jatuhnya pesawat dengan penyebab kecelakaan masih dalam penyelidikan.

Namun, perusahaan tidak merinci jumlah korban tewas maupun luka.

“Perusahaan menyampaikan belasungkawa yang mendalam untuk penumpang dan anggota awak yang tewas dalam kecelakaan pesawat,” kata perusahaan itu.

Diberitakan sebelumnya, media China melaporkan tidak ada tanda-tanda korban selamat dalam kecelakaan pesawat penumpang milik China Eastern Airlines tersebut.