“Kalau tidak ada awan hujan, tidak bisa. Sehingga gimana ceritanya teknologi modifikasi cuaca itu jadi, pada awan-awan tertentu awan-awan konvektif yang mengandung uap air, itu diberikan inti kondensasi, inti yang berupa ditabur NaCL, garam. Dengan adanya inti kondensasi itu mempercepat untuk pembentukan awan hujan. Jadi demikian kira-kira jadi teknologi yang dimaksud adalah teknologi mempercepat terjadinya hujan. Bukan untuk menahan, bukan. Jadi mempercepat bisanya,” kata Guwanto menambahkan.
Meski demikian, BMKG menilai pawang hujan Rara Istiati Wulandari atau akrab disapa Roro yang menjadi sorotan di MotoGP Mandalika adalah bagian dari kearifan lokal.
“Ya sebenarnya kalau dilihat pawang hujan itu adalah suatu kearifan lokal yang dimiliki masyarakat. Secara saintis itu sulit untuk dijelaskan,” kata Guswanto.
BMKG sebelumnya juga telah menyampaikan prediksinya jika pada gelaran MotoGP Mandalika berpotensi diguyur hujan lebat.
“BMKG sendiri sebenarnya memiliki [prakiraan] sendiri. Kalau kita lihat fenomenanya kemarin sejak 3 hari yang lalu tanggal 17, 18, 19 [Maret] itu sudah diprakirakan BMKG, bahwa di Mandalika itu akan terjadi hujan dengan intensitas ringan sampai lebat,” kata Guswanto.
“Kemudian tanggal 20 diperkirakan juga hujan lebat disertai badai petir, kenapa perkiraannya itu? Karena pada waktu itu terjadi bibit siklon tropis 93F yang dampaknya itu memberikan potensi pertumbuhan awan hujan di Mandalika,” ucap Guswanto menambahkan.
Nama Rara atau Raden Roro Istiati Wulandari mulai jadi perbincangan lantaran disebut sebagai pawang hujan. Bahkan Mandalika Grand Prix Association (MGPA) memberinya tenda khusus di area sirkuit.
Ketika beraksi di dalam sirkuit, Rara sempat menggunakan mangkok emas. Sembari memutar-mutarkan dan memukulkan pengaduk pada mangkok emas, ia juga melafalkan doa. Dia terlihat beraksi selama setengah jam, di pinggiran Sirkuit Mandalika.
Race MotoGP Mandalika 2022, Minggu (20/3), sempat mengalami penundaan selama 75 menit dari jadwal semula karena hujan deras. Balapan akhirnya dimulai pukul 15.15 WIB setelah hujan reda.
Miguel Oliveira berhasil memenangkan balapan MotoGP Mandalika 2022 disusul Fabio Quartararo di podium kedua dan Johann Zarco di podium ketiga.

editor : NMD
sumber : CNN Indonesia







