Apes Marc Marquez di MotoGP Mandalika 2022: Crash 4 Kali, Lalu Derita Diplopia Lagi

Marquez juga menjalani pemeriksaan MRI radiologi otak di Ruber Internacional Hospital Madrid.

Hasilnya, tidak ditemukan cedera lain yang dialami Marc Marquez.

Setelah mengtahui diagonsis Dr Sanchez Dalmau, Marc Marquez mengaku mengalami deja vu.

Sebab, Marc Marquez sudah pernah menderita penyakit serupa, yakni pada 2011 dan 2021.

“Sepertinya saya mengalami deja vu. Selama perjalanan kembali ke Spanyol, saya mulai merasa tidak nyaman dengan penglihatan saya,” kata Marquez dikutip dari akun Twitter pribadinya.

“Kami kemudian memutuskan mengunjungi Dr. Sanchez Dalamu. Hasil pemeriksaan memastikan bahwa saya mengalami episode baru diplopia,” tutur Marquez.

“Untungnya, itu tidak separah cedera yang saya alami akhir tahun lalu. Namun, sekarang saatnya untuk beristirahat dan menunggu bagaimana cedera ini berkembang,” ucap Marquez.

“Seperti biasa, terima kasih banyak untuk semua orang atas dukungan Anda,” ujar pebalap asal Spanyol itu menambahkan.

Penjelasan Dokter Soal Diplopia Marc Marquez

Secara garis besar, diplopia adalah gangguan pada mata yang menyebabkan seseorang melihat dua gambar dari satu hal atau benda yang sama.

Dr. Sanchez Dalmau menyebut penyebab diplopia Marc Marquez kali ini adalah kelumpuhan saraf.

Dalam keterangannya, Dr. Sanchez Dalmau menilai diplopia Marc Marquez sekarang tidak separah seperti yang terjadi pada November 2021.

Namun, Dr. Sanchez Dalmau masih belum bisa memprediksi kapan Marc Marquez akan pulih dari diplopia.

“Pemeriksaan neuro-oftalmologi yang dilakukan pada Marc Marquez setelah cedera kepala yang terjadi di Grand Prix Indonesia menunjukkan episode baru diplopia yang disebabkan oleh kambuhnya kelumpuhan saraf,” kata dr Sanchez Dalmau dikutip dari situs Repsol Honda.

“Setelah pemeriksaan ini, Marc Marquez harus mengikuti perawatan konservatif dan tes medis secara berkala,” kata dr Sanchez.

“Minggu depan, Marc Marquez akan menjalani pemeriksaan lanjutan untuk mengevaluasi evolusi cedera dan memprediksi perkiraan periode pemulihan untuk kembali ke kompetisi,” tutur dr Sanchez.

Berapa Lama Marc Marquez akan Menepi?

Dr. Sanchez Dalmau memang sudah menyatakan diplopia Marc Marquez kali ini tidak terlalu parah.

Namun, Marc Marquez kemungkinan besar harus menepi selama lebih dari satu bulan untuk pulih.

Prediksi itu tidak lepas masa pemulihan Marc Marquez ketika menderita diplopia pada 2011 dan 2021.

Marc Marquez pertama kali menderita diplopia setelah mengalami crash pada sesi FP1 Moto2 Grand Prix Malaysia 2011 di Sirkuit Sepang.

Kecelakaan itu tidak hanya membuat Marc Marquez menderita diplopia.

Namun, Marquez juga kehilangan gelar juara dunia Moto2 2011 setelah dirinya tidak lolos tes medis pada dua balapan terakhir.

Marquez kala itu harus merelakan gelar juara dunia Moto2 2011 jatuh ke tangan Stefan Bradl.

Dikutip dari Crash, Marc Marquez membutuhkan waktu sampai empat setengah bulan untuk pulih dari cedera diplopia pertamanya.

Satu dekade berselang, Marc Marquez kembali menderita cedera diplopia dan gegar otak ringan setelah mengalami kecelakaan saat berlatih motorcross pada akhir Oktober 2021.

Cedera itu membuat Marc Marquez terpaksa melewatkan dua seri penutup Kejuaraan Dunia musim lalu, yakni MotoGP Algarve dan MotoGP Valencia.

Berbeda dari 2011, Marc Marquez pulih lebih cepat dari diplopia keduanya.