Banjir Masih Rendam Kabupaten Banjar, Warga Desa Benteng Titip Barang di Halaman Polsek Pengaron

MARTAPURA, KALIMANTANLIVE.COM – Banjir yang melanda sejumlah tempat di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan membuat warga sibuk untuk mengamankan barang berharganya.

Pasalnya tidak sedikit warga yang harus mengungsikan barang berharganya ke tempat yang aman seperti di Polsek Pengaron.

Kapolsek Pengaron Ipda Sahril mengatakan, sebagian warga mengungsikan kendaraan dan sejumlah beberapa di halaman kantornya.

# Baca Juga :BPBD Tapin Tetapkan Beberapa Wilayah Siaga Satu Banjir, Segini Kondisi Ketinggian Air di Permukiman

# Baca Juga :BANJIR di Kabupaten Banjar, Akses Jalan ke Pasar Pengaron Terendam, Warga Mulai Evakuasi Harta Benda

# Baca Juga :Akibat Banjir, Tiga Tahanan Polsek Martapura Timur Dievakuasi ke Mapolres Banjar

# Baca Juga :Pasokan Minyak Goreng Banjiri Pasar Setelah HET Dihapus, Anehnya Harganya Makin Mahal

Sejak banjir melanda wilayah Kecamatan Pengaron, halaman polsek menjadi lokasi evakuasi barang warga dari Desa Benteng.

Nurdi, petani rempah asal Dusun Bawah Jati Desa Pengaron, Kecamatan Pengaron, Rabu (23/3/2022) kemarin.

Karung yang berisi rempah-rempah yang dikumpulkan Nurdi seperti kunyit, temulawak, kencur, lengkuas dan jahe merah sempat terendam banjir yang melanda rumah yang ditempatinya.

Beruntung, banjir yang melanda rumahnya kali ini sebatas mata kakinya untuk di ruang tamu.

Namun, banjir berangsur surut Rabu sekitar pukul 20.30 Wita, air banjir luapan Sungai Pengaron sempat mengenangi halaman rumahnya yang berbahan kayu ulin.

“Alhamdulillah air tidak tinggi. Sebatas bawah jendela kaca depan. Tidak seperti awal tahun,” katanya kepada Banjarmasinpost.co.id.

Nurdi mengaku sebagian kunyit yang dikumpulkan dalam karung terendam banjir kedua tahun ini.

editor : NMD
sumber : banjarmasin.tribunnews.com