Ramah di Kantong, Inilah Restoran Unik di Thailand yang Sajikan 70 Jenis Mi Instan dari Seluruh Asia

kalimantanlive.com – Anda pencinta mi instan? Cobalah berpelesir ke Thailand saat musim liburan.

Dilansir dari Reuters, Kamis, ada sebuah restoran bernama Good Noodle di salah satu pusat perbelanjaan di Thailand dan langsung mendapatkan sambutan hangat dari ribuan pencinta mi instan.

Restoran tersebut menyajikan sebanyak 70 jenis mi dari seluruh Asia dan memungkinkan pembelinya untuk memilih rasa, memasak, hingga memakannya langsung di tempat.

Tentunya ini merupakan penawaran yang menarik hati karena anda bisa mencicipi berbagai varian rasa mi instan dengan harga yang cukup ramah di kantong.

Mulai dari harga 6 baht (Rp2.500) hingga 250 baht (Rp105.000)anda bisa menjajal berbagai citarasa mi dari Korea Selatan, China, Taiwan, Hong Kong, bahkan dari Indonesia tersedia di tempat tersebut.
Pembeli juga dapat menambahkan berbagai taburan “topping” untuk melengkapi rasa dari semangkuk mi instan yang dibelinya.

Rombongan Delegasi W20 Tak Menyangka Ada Pasar Terapung di Banjarmasin

Tidak hanya menjadi daya tarik bagi para pelancong mancanegara, rupa Rombongan Delegasi W20 Tak Menyangka Ada Pasar Terapung di Banjarmasin nya kehadiran restoran itu cukup mendapat sambutan hangat dari masyarakat lokal terkhusus anak muda.

Ratchadaporn (18) salah satunya, ia telah mendatangi restoran itu sebanyak tiga kali untuk mencicipi makanan cepat saji itu.

“Saya suka di sini karena saya bisa mencoba mi instan baru dan berbeda yang pernah saya coba. Saya ingin tahu bagaimana semua rasanya (mi instan yang ada di Asia),” ujarnya.

Pengunjung lainnya Sirayakorn Charoenthat (18) juga mengaku harga yang ditawarkan di surga pecinta mi instan ini lebih ramah untuk kantong pelajar dibandingkan dengan makan langsung di restoran sehingga ia pun akhirnya menjadi pelanggan untuk mencicipi berbagai citarasa Asia yang ditawarkan di tempat itu.

Managing Director Good Noodle, Ungkool Wongkolthoot, menceritakan kehadiran toko swalayan khusus mi instan itu ternyata berawal dari keisengan.

BACA JUGA: Dapat Sanksi Barat karena Invasi ke Ukraina, Rusia Hadapi Lonjakan Inflasi

Ungkool mengaku selama pandemi ia kerap menjelajahi toko kelontong dan supermarket di Bangkok dan menemukan fakta ada lebih 350 mi instan dari berbagai belahan negara Asia yang hadir di Negeri Gajah Putih.

Ia melihat variasi rasa hingga banyaknya jumlah mi instan itu sebagai peluang bisnis dan akhirnya memutuskan untuk membuat surga bagi para pecinta mi instan.

“Saya ingin memberi pengalaman menyenangkan dan instan kepada pelanggan dengan mi, tidak cuma membeli mi dari toko swalayan lalu akhirnya melupakannya di rumah,” tutup Ungkool.

Editor: M Khaitami
Sumber: Antara News