Posisi tonjolan pada huruf F dan J ini memang dirancang memiliki posisi sesuai dengan telunjuk jari Anda. Sehingga hal ini memudahkan pengguna mengetahui letak posisi huruf lainnya.
Misalnya saja jari telunjuk kiri diposisikan pada huruf F, sehingga jari sebelah kiri lainnya dapat memetakan posisi huruf A, S, D pada area pengetikan sebelah kiri.
Sebaliknya, jika jari telunjuk kanan menempati huruf J, maka jari sebelah kanan lainnya dapat memetakan huruf K, L, M pada area pengetikan sebelah kanan.
Kedua tonjolan ini dirancang untuk pengguna agar semaksimal mungkin dapat mengetik menggunakan 10 jari.
Semakin maksimal Anda menggunakan seluruh jari dalam mengetik, semakin sedikit Anda menggerakkan pergelangan tangan. Tentu hal ini bermanfaat agar mengurangi kelelahan jari tangan saat mengetik.
editor : NMD
sumber : kompas.com







