KALIMANTANLIVE.COM – Pratama Arhan resmi diboyong oleh Tokyo Verdy dari PSIS Semarang dengan status bebas transfer pada 16 Februari 2022.
Bek kiri timnas Indonesia itu mengakui bahwa dirinya mendapatkan sambutan positif setibanya di Tokyo Verdy.
Setelah proses transfer itu rampung, Pratama Arhan sudah tiba di Jepang dan telah menjalani sesi latihan bersama Tokyo Verdy.
# Baca Juga :Pratama Arhan Datang, Gelandang Tokyo Verdy Junki Koike Makin Ngetop Usai Diserbu Netizen Indonesia
# Baca Juga :Gara-gara Pratama Arhan, Tokyo Verdy Peringkat Pertama di Instagram Geser Vissel Kobe
# Baca Juga :Pratama Arhan Resmi Direkrut Tokyo Verdy, ESPN Sebut Prospek Terpanas di Asia Tenggara
# Baca Juga :PIALA AFF U23 2022, Ini Daftar 29 Pemain yang Resmi Dipanggil Shin Tae-yong, Ada Riyandi dari Barito Putera
Sosok pemain asal Blora itu mengaku sangat senang bisa melanjutkan karier sepak bola profesionalnya bersama Tokyo Verdy.
“Saya sangat senang bisa datang ke sini dan bergabung bersama Tokyo Verdy,” ujar Pratama Arhan di sesi konferensi persnya.
Kesenangan Pratama Arhan bertambah. Sebab, dia mendapatkan respons positif dari seluruh elemen di Tokyo Verdy.
“Pemain (Tokyo Verdy) sangat ramah, menyambut saya dengan senang. Lalu, jajarannya seperti staf dan direktur menyambut saya sangat baik dan sangat ramah,” tutur Arhan.
Arhan juga menambahkan bahwa Tokyo Verdy bisa menjadi sebuah ladang subur bagi perkembangan karier sepak bolanya.
“Tim Tokyo Verdy juga tim sangat bagus untuk berkembang dan menjadi pemain yang lebih baik lagi,” ujarnya.
Tokyo Verdy yang berkompetisi di kompetisi kasta kedua Liga Jepang atau J2 League itu memiliki sejarah mentereng di pentas sepak bola Negeri Sakura.
Saat masih bernama Verdy Kawasaki, mereka bahkan pernah memenangi divisi teratas J League pada musim 1993 dan 1994.
Namun, Verdy Kawasaki harus memasuki periode buruk pada 1995 hingga awal 2000-an.
Meskipun demikian, Tokyo Verdy masih menjadi satu klub tersukses yang ada di Jepang hingga saat ini.
Tokyo Verdy sudah mengoleksi tujuh gelar juara liga, enam Piala Liga Jepang, dan lima Piala Kaisar atau Emperor’s Cup.
editor : NMD
sumber : kompas.com









