Fokus Adakan Pasar Murah, Pemkab Tanahlaut Tak Adakan Pasar Wadai Ramadan

PELAIHARI, kalimantanlive.com – Meski sudah diperbolehkan menggelar kegiatan yang bisa menimbulkan kerumunan, Pemkab Tanahlaut melalui Diskopdag tidak akan menyelenggarakan Pasar Wadai Ramadan seperti tahun-tahun sebelumnya.

Hingga hari ini, Senin (28/3/2022), tak ada kegiatan persiapan apa pun di tempat yang dulu kerap dijadikan lokasi Pasar Ramadan yakni di kawasan Jalan Pancasila, Pelaihari.

Begitu pula kawasan di sekitarnya yang tetap seperti kondisi yang ada selama ini.

Tak terlihat adanya aktivitas atau pekerjaan pembangunan tempat untuk Pasar Ramadan.

BACA JUGA: Edaran Baru untuk Mudik Lebaran 2022 Bakal Terbit, Kemenhub Sebut Masalah Vaksin Booster

Kepala Dinas Pariwisata Tala HM Rafiki Effendi mengatakan saat ini kewenangan terkait Pasar Ramadan bergeser ke Dinas Koperasi, Usaha Kecil, dan Perdagangan (Diskopdag) Tala.

Sementara itu sejumlah pejabat Diskopdag Tala ketika dikonfirmasi mengatakan di instansi mereka tidak ada anggaran untuk penyelenggaraan Pasar Ramadan.

Pasalnya selama ini pada kondisi normal (tak ada pandemi covid-19) kegiatan Pasar Ramadan ditangani Dinas Pariwisata Tala

“Kalau pada instansi kami memang tidak ada anggaran untuk mengadakan kegiatan itu (Pasar Ramadan). Jadi, kalau pada kami ya memang tidak kegiatan untuk Pasar Ramadan,” ucap Kepala Diskopdag Tala H Syahrian Nurdin.

Pejabat eselon II di Bumi Tuntung Pandang ini mengatakan instansinya pada Ramadan 1443 hijriyah tahun ini fokus pada pada rencana penyelenggaraan kegiatan pasar murah atau operasi pasar.

“Utamanya untuk minyak goreng mengingat hingga saat ini harganya di pasaran juga lumayan mahal sehingga masyarakat perlu diringankan bebannya melalui pasar murah,” tandas Syahrian.

BACA JUGA: Bocah 6 Tahun Ditabrak Lalu Diseret 2 Km oleh Mobil Fortuner, Sopir Sempat Kabur & Mobil Nyaris Dibakar Warga

Ia mengatakan pihaknya akan mengupayakan kegiatan pasar minyak goreng tersebut akan menjamah hingga ke kecamatan-kecamatan.

Dengan begitu makin banyak pula masyarakat yang dapat terbantu untuk mendapatkan minyak goreng murah.

Apakah juga akan dibarengi sembako lainnya? “Ya itu mungkin saja sambil nanti kami melihat kesiapannya. Namun yang jelas, kami utamakan untuk minyak gorengnya dulu,” sebut Syahrian.

Beberapa pekan lalu, Diskopdag Tala telah menggelar operasi pasar minyak goreng bertempat di halaman Stadion Pertasi Kencana di kawasan Jalan A Syairani, Pelaihari.

Sebanyak 2.000 liter yang disiapkan dan hanya sekitar satu jam telah ludes.

Editor: M Khaitami
Sumber: banjarmasinpost.co.id