JAKARTA, KALIMANTANLIVE.COM – Sampai saat ini Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) belum menetapkan kapan jatuhnya permulaan puasa atau 1 Ramadhan 1443 Hijriah dalam kalender Masehi.
Padahal jadwal puasa Ramadhan 1443 Hijriah dan Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriah sangat dinanti umat Islam di Indonesia.
Untuk menentukan permulaan Ramadhan dan Idul Fitri, Kemenag menggunakan 2 cara, yaitu hisab dan juga rukyatul hilal.
# Baca Juga :DIPREDIKSI Berbeda, 1 Ramadhan 1443 Hijriah Muhammadiyah 2 April Sedang Pemerintah 3 April 2022
# Baca Juga :JELANG Ramadhan 2022, Harga Cabai Rawit Lokal Kalimantan Selatan Makin Pedes, Rp 120 Ribu per Kg
# Baca Juga :BREAKING NEWS Jokowi Pastikan Ramadhan dan Lebaran 2022, Bisa Tarawih Berjemaah di Masjid dan Mudik
# Baca Juga :Gubernur Kalsel Paman Birin Gencarkan Vaksinasi Bergerak, Kejar Target 70 Persen Dosis Kedua Sebelum Ramadhan
Cara penentuan awal puasa Ramadhan dan Idul Fitri oleh Kemenag dilakukan dengan perhitungan matematis dan astronomis ditambah pengamatan langsung terhadap penampakan bulan.
Hasilnya akan diumumkan setelah sidang isbat. Sedangkan Muhammadiyah juga sudah membuat perkiraan Ramadhan dan Idul Fitri 1443 Hijriah.
Versi Muhammadiyah
Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah telah menetapkan 1 Ramadhan 1443 Hijriah akan jatuh pada 2 April 2022 dalam Maklumat Nomor 01/MLM/I.0/E/2022 tentang Penetapan Hasil Hisab Ramadhan, Syawal, dan Zulhijah 1443 H.
“1 Ramadhan 1443 H jatuh pada Sabtu Pon, 2 April 2022 M,” tulis maklumat tersebut.
Masih dalam maklumat yamg sama, disebutkan bahwa Ramadhan 2022 berumur 30 hari dan 1 Syawal 1443 H atau Hari Raya Idul Fitri akan jatuh pada 2 Mei 2022.
Versi BRIN
Organisasi Riset Penerbangan dan Antariksa Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memprediksi 1 Ramadhan 1443 Hijriah jatuh pada 3 April 2022. Prediksi ini berbeda dari Muhammadiyah yang mengumumkan awal Ramadhan kemungkinan jatuh pada 2 April 2022.







