AMUNTAI, kalimantanlive.com – Sepinya pengunjung membuat pedagang kuliner di sekitar Rest Area Putri Junjung Buih Desa Muara Tapus Kecamatan Amuntai Tengah Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) memilih hengkang.
Bahkan hingga saat ini beberapa kios dan lapak yang ada masih belum difungsikan.
Dari depan tampak lapak dan sekitarnya ada lima kios sekaligus dengan rolling door masih belum difungsikan.
Awalnya pembangunan kios ini diharapkan dapat menambah jumlah pengunjung dan menjadikannya pusat kuliner HSU.
Namun sayangnya pedagang tak lama bertahan berjualan di area tersebut karena tak terlalu banyak pengunjung.
BACA JUGA: Tahun Ini, Sekolah-sekolah di Banjarmasin Kembali Selenggarakan Pesantren Ramadhan
Aman salah satu pedagang yang hingga saat ini masih bertahan untuk berjualan dan melayani pembeli yang swbagian besar adalah pedagang di pasar mebel dan para supir .
Pada 2022 Disperindagkop HSU melakukan peningkatan pasar seperti di Pasar Induk Amuntai dan pasar modern.
Pedagang yang masih bertahan di rest area juga bergarap adanya program untuk meramaikan kios.
“Saya masih bertahan karena masih ada langganan dari pedagang di pasar mebel yang lokasinya tidak jauh, Kalau dari pemerintah bisa meramaikan pedagang lagi mungkin nanti akan banyak juga pembeli lain selain pedagang,” ujarnya.
Selain Uma Aman ada dua pedagang lagi yang masih berjualan di kios terbuka, untuk kios dilengkapi rolling door hanya dirinya dari enam ruko tertutup.
BACA JUGA: Warga Banjarmasin Diperbolehkan Taraweh di Masjid Meski Masih PPKM Level 3
“Dulu awalnya dikenakan tarif retribusi, tapi sekarang sudah tidak lagi karena pendapatannya pun tidak menentu,” ujarnya.
Hanya untuk air dan juga listrik dirinya masih membayar secara pribadi.
Untuk kios terbuka awalnya juga kosong sama sekali namun belum lama ini ada dua pedagang yang menempati yaitu penjual makanan dan juga minuman.
Udin salah satu supir truk yang beristirahat di rest area mengatakan jika banyak warung mungkin bisa dijadikan persinggahan untuk angkutan umum antarprovinsi seperti di Kandangan.
“Kalau ramai warungnya bisa banyak juga yang singgah dari supir-supir,” ungkapnya.
Editor: M Khaitami
Sumber: Banjarmasinpost.co.id







