KALIMANTANLIVE.COM – Bertanding di Stade Me Abdoulaye Wade, timnas Senegal harus berjuang sampai babak adu penalti untuk menumbangkan Mesir.
Timnas Senegal asuhan Aliou Cisse dipastikan lolos ke putaran final Piala Dunia 2022 Qatar.
Kepastian itu tidak lepas dari keberhasilan Senegal mengalahkan Mesir pada leg kedua putaran terakhir Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Afrika, Rabu (30/3/2022) dini hari WIB.
# Baca Juga :JADWAL Final Playoff Piala Dunia 2022 Zona Eropa, Portugal Vs Makedonia Utara dan Polandia Vs Swedia
# Baca Juga :HASIL Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Afrika: Berkat Gol Bunuh Diri Laga Mesir Vs Senegal 1-0
# Baca Juga :HASIL Italia Vs Makedonia Utara Piala Dunia 2022: Gol Menit Akhir Hancurkan Harapan Azzuri
# Baca Juga :HASIL Portugal Vs Turki Playoff Piala Dunia 2022 Zona Eropa: Menang 3-1, Ronaldo dkk Selangkah Lagi ke Final
Pemenang laga Senegal vs Mesir harus ditentukan lewat adu penalti setelah agregat skor masih imbang 1-1 hingga akhir extra time.
Babak adu penalti Senegal vs Mesir berlangsung sengit karena dua penendang masing-masing tim gagal menunaikan tugasnya.
Salah satu dari dua penendang yang gagal adalah kapten kedua tim, yakni Kalidou Koulibaly (Senegal) dan Mohamed Salah (Mesir).
Timnas Senegal pada akhirnya keluar sebagai pemenang setelah Sadio Mane yang maju sebagai eksekutor terakhir sukses menyelesaikan tugasnya.
Skor akhir pertandingan adalah 3-1 (1-1 agregat hingga extra time) untuk kemenangan Senegal.
Ini adalah keberhasilan kedua timnas Senegal mengubur mimpi besar Mesir pada tahun 2022.
Tepat pada 6 Februari lalu, timnas Senegal juga sukses mengalahkan Mesir di final Piala Afrika 2022 lewat adu penalti.
Adapun kemenangan atas Mesir kali ini mengantar timnas Senegal lolos ke Piala Dunia untuk ketiga kalinya sepanjang sejarah mereka.
Sebelumnya, timnas Senegal sudah pernah tampil di Piala Dunia edisi 2002 dan 2018.
Jalannya Pertandingan Senegal Vs Mesir:
Timnas Senegal berhasil unggul terlebih dahulu pada menit ketiga berkat gol cepat Boulaye Dia.
Setelah gol itu, timnas Senegal berhasil mendominasi pertandingan dengan persentase penguasaan bola mencapai 63 persen.
Namun, Senegal belum berhasil mencetak gol tambahan hingga akhir babak pertama meski sudah melepaskan total tujuh tembakan ke arah gawang.
Di sisi lain, Mesir yang terkurung hanya mampu melepaskan satu tembakan ke arah gawang sepanjang babak pertama.
Berlanjut ke babak kedua, timnas Mesir secara perlahan mulai memberi perlawanan. Para pemain timnas Mesir mulai berani lebih lama menguasai bola dan melakukan akselerasi.
Timnas Mesir nyaris menyamakan kedudukan pada menit ke-75 andai tembakan kaki kanan Ahmed “Zizo” Sayed tidak melebar.
Tujuh menit berselang, giliran winger Senegal, Ismaila Sarr, yang membuang peluang di depan gawang.
Meski sudah berhadapan dengan kiper Mesir, Mohamed Elshenawy, Ismaila Sarr gagal menyelesaikan peluang setelah tembakan kaki kanannya melebar.
Tidak ada gol tambahan tercipta. Skor 1-0 untuk keunggulan Senegal bertahan hingga akhir waktu normal.
Hasil itu membuat Senegal dan Mesir harus melanjutkan pertandingan ke babak perpanjangan waktu karena agregat masih imbang 1-1.
Berlanjut ke babak pertama extra time, timnas Senegal langsung mengambil inisiatif menyerang terlebih dahulu.
Tepat pada menit ke-93, Senegal nyaris menggandakan keunggulan andai sundulan Pape Cisse tidak ditepis Elshenawy.
Dua menit berselang, Elshenawy kembali melakukan penyelamatan gemilang ketika menepis tembakan jarak dekat kaki kanan Bamba Dieng.
Hingga akhir babak pertama extra time, Elshenawy tercatat melakukan penyelamatan penting. Di sisi lain, Mesir tidak mampu melepaskan tembakan ke arah gawang selama 15 menit extra time pertama.
Berlanjut ke babak kedua extra time, tempo pertandingan sedikit menurun dengan kendali permainan tetap dipegang Senegal.
Pada menit ke-113, Bambe Dieng mencoba peruntungan dengan melepaskan tembakan melengkung kaki kanan dari luar kotak penalti.







