Pendapatan Daerah Rp 6.623.079.869.945,43 tercapai 98,44 persen atau Pendapatan Asli Daerah (PAD) telah melebihi target yakni dari Rp 3.546.079.626.110 dan tercapai sebesar Rp 3.564.908.320.128.
Kemudian Pendapatan Transfer Tahun 2021 dianggarkan sebesar Rp 3.098.451.990.298 dan terealisasi sebesar Rp 2.972.176.267.366 atau terealisasi sebesar 95,92 persen.
Selanjutnya Target Lain Lain Pendapatan Daerah yang Sah ditetapkan sebesar Rp 83.467.302.331 dan terealisasi melebihi target sebesar Rp 85.995.282.451.
Gubernur Sahbirin juga menyampaikan hasil laporan pelaksanaan APBD Provinsi Kalsel Tahun Anggaran 2021 terhadap realisasi keuangan dan fisik program yakni Alokasi Belanja Daerah dari Rp 6.964.338.025.282 terealisasi Rp 6.432.613.489.343,87.
Karena itu gubernur diakhir penyampaiannya mengharapkan masukan yang konstruktif dari DPRD untuk menyelesaikan persoalan pembangunan, persoalan pemerintahan dan perbaikan penyelenggaraan pemerintahan.
Hal ini penting mengingat tantangan ke depan akan jauh lebih berat dan kompleks. Karena selain penanganan pandemi Covid-19 yang masih terus berjalan, agenda perekonomian, pemulihan pembangunan penanganan infrastruktur, bencana serta rehabilitasi lahan kritis juga menjadi fokus utama yang perlu segera diselesaikan.
Kalimantanlive.com/eep
Editor : elpian







