Ngeri! Pesepakbola Brasil Tewas Dicabik-cabik Piranha, Keterlibatan Polisi Atas Kematian Luiz Henrique

KALIMANTANLIVE.COM – Mengerikan, sorang pesepakbola asal Brasil bernama Luiz Henrique Coelho de Andrade tewas setelah dimakan piranha.

Terungkap keterlibatan Polisi dalam kematian Luiz Henrique Coelho de Andrade

Keluarga korban menduga polisi mengancam dengan tembakan sehingga Luiz tercebur ke sungai.

# Baca Juga :Pimpinan KKB Toni Tabuni Tewas saat Ditangkap di Nabire Papua, Otak Pembunuhan Mayjend TNI I Gusti Putu Dani

# Baca Juga :Suami Istri dan Anaknya Tewas Diserang Pasukan Rusia, Pesan Menyenyuh Ibu Negara Ukraina untuk Ibu-ibu dari Tantara Putin

# Baca Juga :Seorang Anak Tewas Sambil Memegang Tangan Ibunya di Tuban, Lakukan Ritual Masa Panen di Mpu Suto

# Baca Juga :Sambaran Petir Tewaskan Seorang Pelajar di Kabupaten Banjar yang Sedang Berada di Sawah

Daily Star melaporkan, polisi diduga mengira Luiz sebagai penjahat usai pulang dari pertandingan sepak bola. Polisi mengejar hingga sungai Rio Negro dan menembaki Luiz yang terpaksa masuk ke air.

Nahasnya, Luiz disebut tak bisa berenang. Ia berjuang untuk mengapung dan melarang perahu yang lewat untuk membantu pemuda 21 tahun tersebut.

Ibunda Luiz, Leila Coelho, mengatakan putranya menghilang dari Educandos, Manaus di Brasil Utara, selama 11 jam sebelum jenazahnya ditemukan.

Sang ibu harus menerima kenyataan putranya telah meninggal dunia dengan jasad tercabik-cabik ikan piranha. Ia bahkan sudah tak mengenali lagi wajah Luiz yang penuh luka.

Leila menuding polisi memaksanya masuk ke sungai dengan ancaman tembakan meski Luiz tak bisa berenang. Polisi bahkan melarang penumpang sampan yang hendak membantu Luiz.

Sejumlah gambar yang beredar menunjukkan keganasan piranha di sungai blackwater hanya meninggalkan sedikit daging di kerangka Luiz.

Polisi membantah tuduhan ibunda Luiz dan meminta keluarga untuk mengajukan pengaduan lebih lanjut ke Kantor Urusan dalam Negeri Sistem Keamanan Publik.

Kerabat korban yang berduka meyakini Luiz tidak terlibat dalam kejahatan tersebut.

editor : NMD
sumber : CNN Indonesia