BANJARBARU, KALIMANTANLIVE.COM – Terungkap fakta, pelaku pembunuhan di depan sebuah kafe di Banjarbaru, Kalimantan Selatan ternyata dua orang.
Sebelumnya polisi telah menangkap pelaku pembunuhan di depan kafe di Banjarbaru setelah melakukan pengejaran ke beberapa tempat.
Polisi berhasil mengindentifikasi pelaku karena dalam aksinya terekam kamera pengawas atau CCTV.
# Baca Juga :Sempat Bersembunyi di Beberapa Tempat, Pelaku Pembunuhan di Trikora Banjarbaru Diamankan Polisi di Tanahlaut
# Baca Juga :FAKTA Pengusaha Tewas Dibunuh Sopirnya, Pelaku Marah Sering Dipaksa Berhubungan Badan Sesama Jenis
# Baca Juga :Pimpinan KKB Toni Tabuni Tewas saat Ditangkap di Nabire Papua, Otak Pembunuhan Mayjend TNI I Gusti Putu Dani
# Baca Juga :Pembunuh Bawa Mayat Nanay Berlyn Keliling Bandung Naik Motor Setelah Dieksekusi di Hotel, Ini Kisahnya
Pelaku yang berjumlah dua orang masing-masing berinisial MI dan MF.
Perwira Unit 2 Sub Direktorat (Subdit) Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan, Iptu Teguh Imam Syafariadi yang memimpin penangkapan mengatakan, baik pelaku dan korban sama-sama dalam keadaan mabuk sebelum peristiwa terjadi.
Ketika itu, pelaku dan korban sempat adu mulut setelah pelaku membela temannya yang cekcok dengan korban.
Korban kemudian menantang pelaku untuk berduel dan sempat memukul pelaku sehingga pelaku tak terima.
“Pada saat itulah terjadi cekcok antara korban dengan salah seorang teman pelaku. Pelaku yang melihat hal tersebut berusaha membela akan tetapi pelaku saat itu malah dipukul oleh korban,” ujar Teguh, dalam keterangan yang diterima, pada Rabu (30/3/2022) malam.
Tak terima dipukul oleh korban, pelaku kemudian pulang ke rumahnya untuk mengambil dua bilah senjata tajam jenis belati.
Karena sudah dalam pengaruh minuman keras, pelaku kemudian kembali ke lokasi kejadian dan mencari korban.
Sebelum sampai ke lokasi kejadian, pelaku membawa seorang temannya untuk membantunya melawan korban.
“Selanjutnya saat pelaku bertemu dengan korban, pelaku kemudian membangunkan korban dan langsung menikam korban di bagian perut,” ujar dia.
Korban yang dalam keadaan mabuk tidak bisa menghindari serangan pelaku karena pelaku terus melakukan terus menghujamkan belati miliknya ke tubuh korban.
Usai melakukan aksinya, kedua pelaku kemudian kabur dan berpisah untuk melarikan diri ditempat persembunyiannya masing-masing.
Namun, pelarian mereka tak lama, pelaku pertama MF ditangkap saat bersembunyi di wilayah Kecamatan Aranio, Kabupaten Banjar sementara pelaku MI ditangkap di Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut.







