LABUAN BAJO, KALIMANTANLIVE.COM – Gara-gara menegur pengendara melawan arus, seorang pegawai Dinas Bina Marga, Bina Konstruksi, dan Bina Perhubungan (BMKHub) Kabupaten Manggarai Barat dikeroyok, dipukul dan diinjak sejumlah orang.
Peristiwa mengenaskan itu terjadi di Pasar Batu Cermin, Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Kepala Dinas BMKHub Manggarai Barat Yos Suhandi mengatakan, korban mulanya menegur pengendara sepeda motor karena melawan arus.
# Baca Juga :Kakak Adik di Tanahbumbu Ini Keroyok Pengunjung Warung hingga Terluka, Diduga Akibat Mabuk
# Baca Juga :DITERIAKI Maling Mobil Kakek 80 Tahun Tewas Dikeroyok 50 Orang di Jakarta, Polisi Ikut Mengejar Tapi Tak Berdaya
# Baca Juga :Liga 3 Ricuh Lagi, Wasit Berdarah-darah Dikeroyok Pemain PS Nene Mallomo, Laga Pun Dihentikan
# Baca Juga :Tak Terima Diperhatikan Main Futsal, 5 Pelajar di Kabupaten Tanahbumbu Keroyok Penonton hingga Babak Belur
Korban saat itu memang ditugaskan untuk mengatur lalu lintas di pasar.
“Dari situ terjadi adu mulut. Terus warga lain, terjadilah baku dorong hingga satu pegawai dikeroyok sampai terluka. Ada juga pegawai yang ditarik,” jelas Yos saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (30/3/2022).
Videonya viral
Pelaku pengeroyokan diduga para pedagang ikan di Pasar Batu Cermin, Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Peristiwa itu terekam dalam video dan viral di media sosial.
Dalam video terlihat beberapa warga memukul, menendang dan menginjak pegawai dinas yang memakai seragam lengkap tersebut.
Beberapa petugas lainnya tampak mencoba melerai. Namun, mereka terjatuh dan ditarik para pelaku.
Lapor polisi
Setelah menerima laporan terkait pengeroyokan itu, Yos langsung melapor ke Polres Manggarai Barat.
“Kita laporkan kasus pengeroyokan,” kata Yos.
Yos mengaku sudah melaporkan kasus itu kepada Bupati Manggarai Barat.
“Saya sudah koordinasi Pak Bupati tentang ini. Beliau dukung untuk proses hukum supaya ada efek jera ke depannya,” katanya.







