“Posisi jalan kanan padat, terpaksa kami minta jalan kiri,” ujar Ares, Rabu (30/3/2022).
Ares menyebutkan, beberapa mobil bersedia ke kanan saat kendaraannya meminta jalur kiri. Namun, mobil bernomor polisi B 2475 TKO itu justru enggan berpindah jalur dan mengadang laju ambulans.
“Dia (sopir mobil) nahan di kiri,” kata Ares.
Sopir mobil HRV itu bahkan turun dari mobilnya untuk menyampaikan protes. Ia ngotot enggan memberi jalan ambulans karena tengah berada di jalur lambat.
“Dia turun dari mobil sambil bilang ‘ini jalur lambat dan ambulans ke kanan’,” kata Ares.
Ares dan sopir mobil itu sempat cekcok. Ares mengatakan, ambulansnya sempat terjebak lama di dalam tol. Namun pasien akhirnya bisa tiba di RS Dharmais dengan kondisi selamat.
“(Namun) alhamdulillah tidak menimbulkan hal yang tak diinginkan,” ujar Ares.
Setelah insiden itu, Ares pun mengunggah rekaman video yang diambil dari kamera ambulansnya ke akun tiktok Ares354. Rekaman video penghalang-halangan itu langsung dengan cepat viral di media sosial.
RS Dharmais dan Polisi Belum Dapat Laporan
Humas RS Dharmais Anjari mengatakan, sejauh ini pihaknya belum mendapat laporan dari sopir ambulans yang lajunya dihalangi itu. Ia menyebut, bisa saja ambulans dalam video itu memang hendak menuju RS Dharmais, namun milik fasilitas kesehatan lain.
“Sebagai Pusat Kanker Nasional, RS Kanker Dharmais biasa mendapatkan rujukan pasien kanker dari rumah sakit lain menggunakan ambulans. Kendaraan ambulans yang digunakan bisa berasal dari rumah sakit perujuk atau pihak lain,” kata Anjari kepada Kompas.com, Rabu kemarin.
Anjari pun menyayangkan ambulans itu harus dihalang-halangi oleh kendaraan pribadi.
“Kami prihatin dengan kejadian menghalangi jalannya ambulans yang sedang membawa pasien. Karena pasien yang dibawa ambulans biasanya dalam kondisi gawat darurat yang perlu segera mendapatkan penanganan di rumah sakit,” katanya.
Kasat PJR Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya Kompol Sutikno mengatakan bahwa jajarannya belum mendapatkan laporan soal mobil menghalangi laju ambulans itu.
“Laporan belum ada memang,” kata Sutikno.
editor : NMD
sumber : kompas.com







