Alasan Pemerintah Pilihan Maudy Ayunda Jadi Jubir Presidensi G20 Indonesia, dan Ini Tugasnya

KALIMANTANLIVE.COM – Aktris dan penyanyi, Maudy Ayunda ditunjuk pemerintah sebagai juru bicara presidensi untuk mendukung penyelenggaraan komunikasi publik Presidensi G20 Indonesia.

Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny G Plate mengatakan penunjukan ini dalam konferensi pers “Pengenalan Jubir Pemerintah untuk Presidensi G20 Indonesia” secara virtual melalui akun YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (31/3/2022).

# Baca Juga :Joe Biden Ingin G20 Depak Rusia, Tapi Indonesia Berkeras Tetap Undang Vladimir Putin

# Baca Juga :Puluhan Diplomat Rusia Diusir dari Negara-negara Eropa, Diduga Jadi Mata-mata

# Baca Juga :WADUH! Cuma Ganti Gorden Rumah Jabatan Anggota DPR yang Jarang Dihuni Dananya Mencapai Rp 48,7 Miliar

# Baca Juga :Abramovich Diduga Mendapat Serang Racun saat Jadi Negosiator Perdamaian Rusia-Ukraina

Dalam pidatonya, Johnny menyebut bahwa Maudy Ayunda merupakan figur yang tepat untuk menjadi seorang juru bicara Presidensi dalam rangkaian KTT G20 yang digelar 20 tahun sekali tersebut.

Terlebih jika mengetahui latar belakang aktris kelahiran 1994 itu yang merupakan lulusan terbaik dari universitas ternama di dunia.

“Sebagai milenial dan figur publik, Maudy Ayunda diharapkan dapat menjangkau milenial dan Gen Z dalam menyampaikan informasi seputar Presidensi G20 Indonesia,” ujarnya.

Seperti diketahui, Maudy Ayunda merupakan lulusan PPE atau Politic, Philosopy, and Economics dari Oxford University dengan predikat cumlaude.

Pelantun “Perahu Kertas” ini juga menyelesaikan jenjang S2nya dalam dua tahun dengan dua jurusan, Pendidikan dan Administrasi Bisnis di Stanford University.

“Maudy juga menguasai bahasa asing yang membantu dalam mengemban tugasnya menjadi juru bicara,” papar Johnny.

Tugas Maudy Ayunda sebagai juru bicara Presidensi G20 Indonesia

Sebagai juru bicara, Maudy akan menjalani sejumlah peran komunikasi dalam konferensi tersebut. Ruang lingkupnya adalah sebagai berikut.

  1. Menyampaikan informasi terkait pelaksanaan kegiatan KTT G20 Indonesia yang akan dihadiri para pemimpin anggota G20, kepala negara dan kepala pemerintahan.

  2. Menyiapkan perkembangan pertemuan perkembangan working group, engagement group dan side events secara rutin, sehingga masyarakat Indonesia dan dunia dapat mengikuti perkembangan dan substansi agenda Presidensi G20 Indonesia.