Harga Emas Antam Naik Hari Ini Jumat 1 April 2022, Dipatok Rp989 Ribu per Gram

JAKARTA, KALIMANTANLIVE.COM – Harga emas batangan Antam besertifikat PT Aneka Tambang (Persero) Tbk berada di posisi Rp989 ribu per gram pada Jumat (1/4/2022).

Harga emas Antai ini naik Rp2.000 dari perdagangan sebelumnya, Rp987 juta per gram.

Begitu juga dengan harga pembelian kembali (buyback) naik Rp2.000 menjadi Rp893 ribu per gram.

Berdasarkan data Antam, harga jual emas berukuran 0,5 gram senilai Rp544,5 ribu, 2 gram Rp1,918 juta, 3 gram Rp2,85 juta, 5 gram Rp4,72 juta, 10 gram Rp9,38 juta, 25 gram Rp23,33 juta, dan 50 gram Rp46,59 juta.

# Baca Juga :NAIK Rp 4.000, Harga Emas PT Antam Hari Ini Kamis 31 Maret 2022 Dijual Rp 987.000 Per Gram

# Baca Juga :Turun Rp 2.000, Harga Emas Antam Hari Ini 30 Maret 2022 Dipatok Jadi Rp 983.000 Per Gram

# Baca Juga :DAFTAR Harga Emas Antam dan UBS di Pegadaian Hari Ini, Selasa, 29 Maret 2022, Sejuta Lebih per Gram

# Baca Juga :Naik Rp 6.000, Harga Emas Antam Hari Ini Jumat 25 Maret 2022 Jadi Rp 1.000.000 Per Gram

Kemudian, harga emas berukuran 100 gram senilai Rp93,11 juta, 250 gram Rp232,51 juta, 500 gram Rp464,82 juta, dan 1 kilogram Rp929,6 juta.

Harga jual emas tersebut sudah termasuk Pajak Penghasilan (PPh) 22 atas emas batangan sebesar 0,45 persen bagi pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Sedangkan pembeli yang tidak menyertakan NPWP dikenakan potongan pajak lebih tinggi sebesar 0,9 persen.

Sementara, harga emas di perdagangan internasional berdasarkan acuan pasar Commodity Exchange COMEX terkoreksi 0,26 persen menjadi US$1.924 per troy ons. Sebaliknya, harga emas di perdagangan spot menguat 0,23 persen ke US$1.922 per troy ons pada pagi ini.

Pengamat Komoditas Ariston Tjendra memprediksi harga emas tertekan hari ini. Potensi kenaikan suku bunga acuan yang agresif dari bank sentral AS akan memberikan sentimen negatif untuk emas.

Malam ini, investor juga sedang menanti data tenaga kerja, tingkat pengangguran, dan pertumbuhan upah per jam di AS periode Maret 2022. Realisasi data ini akan menjadi acuan bank sentral dalam mengerek suku bunga acuan lebih agresif.

“Data ini bisa mengonfirmasi ekspektasi pelaku pasar terhadap potensi kenaikan suku bunga acuan AS yang agresif bila data menunjukkan hasil yang lebih bagus dari ekspektasi dan ini bisa menekan harga emas,” ungkap Ariston kepada CNNIndonesia.com.

Ketika bunga acuan AS naik, maka dolar AS akan ikut menguat. Alhasil, harga emas akan tertekan.

Oleh karena itu, Ariston meramalkan harga emas bergerak di zona merah. Menurut dia, emas akan berada dalam rentang US$1.900 per troy ons hingga US$1.950 per troy ons.

editor : NMD
sumber : www.cnnindonesia.com