Posisi Hilal di Bawah 2 Derajat, HM Tambrin : Awal Ramadhan Tunggu Hasil Sidang Isbat Kemenag RI

Berikut Kondisi Hilal Menjelang Bulan Ramadhan 1443
Hasil Pemantauan Hilal di Atas Gedung Bank Kalsel Banjarmasin, Jum’at (1/4/2022).

1.Ijtimak : Ijtima’ terjadi pada hari Jum’at tanggal 1 April 2022 M, pukul 14.24 WITA pada azimut +274° 34′ 16″.
2.Terbenam Matahari : Pukul 18:28 WITA
3. Azimut Matahari: 274° 34′ 16″
4.Terbenam Bulan : Pukul 18:37:47 WITA

BACA JUGA:
Pemerintah Belum Menetapkan, Lalu Kapan Puasa Ramadhan dan Idul Fitri 2022? Ini Prediksinya

5.Tinggi Bulan Hakiki : +02° 20′ 56″ (di atas ufuk)
6.Tinggi Bulan Mar’i : + 01° 37′ 23″ (di atas ufuk)
7.Azimut Bulan : + 272° 32′ 22″
8.Jarak Azimut Matahari & Bulan: -2° 01′ 55″
9.Elongasi : +03° 51′ 37″
10. Umur Bulan: 4 Jam 4 Menit
11. Ilustrasi Kondisi Bulan : Bulan: +02° 20′ 56″
12. Kesimpulan : Berdasarkan Kriteria Imkanur Rukyat MABIMS terbaru, yaitu tinggi hilal 3 (tiga derajat) dan sudut elongasi 6,4° (Enam koma empat derajat) (yang ditetapkan berdasarkan Surat Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam tanggal 25 Februari 2022, Nomor B-79/DJ.III/HM.00/02/2022 perihal Pemberitahuan Penggunaan Kriteria imkanur Rukyat MABIMS Baru) yang digunakan oleh Pemerintah Republik Indonesia, maka kondisi hilal tidak terpenuhi.

Dalam kondisi seperti ini, penentuan awal Ramadhan 1433 H sangat bergantung dengan hasil dinamika yang terjadi pada sidang Itsbat Pemerintah RI sesaat setelah dilakukan pemantauan hilal. Penetapan Awal Ramadhan 1443 H menunggu Keputusan Pemerintah RI (Menteri Agama RI) setelah pelaksanaan Sidang Isbat Kementerian Agama RI.

Kalimantanlive.com/eep
Editor : Elpian