Untuk anggaran, politisi Golkar tersebut berharap agar Pemerintah Provinsi tidak hanya mengandalkan APBD saja, melainkan juga bersinergi dengan Pemerintah Pusat untuk berbagi melalui APBN.
“Kita cari celah-celah program apa yang ada di APBN yang bisa sinergi dengan program kita dan saya yakin Pemerintah Pusat pun dalam hal ini melalui PUPR pasti akan selalu ikut memperhatikan apalagi daerah ini termasuk daerah lumbung pangannya Provinsi Kalimantan Selatan,” ujarnya.
BACA JUGA :
H Hasanuddin Murad : Istri Pambakal Harus Paham Perda Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak
Menurut salah satu staf Komisi III, Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Selatan akan berangkat ke Kementerian PUPR Bagian Bina Marga pada 22 April 2022 untuk berkoordinasi terkait anggaran dana dari APBN yang bisa diserap untuk daerah.
Daerah yang masuk program pusat ada tiga, yakni Batola, Kabupaten Banjar dan Hulu Sungai Selatan. (*)
Kalimantanlive.com/eep
Editor : Elpian







