Inflasi ritel melesat 18,7 persen pada Maret 2022 dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Sedangkan inflasi makanan dan minuman menyentuh 30,2 persen yang sebagian besar dipicu devaluasi mata uang.
Ekonom First Capital Research Dimantha Mathew menyebut bahwa inflasi Sri Lanka berada pada level terburuknya dalam lebih dari satu dekade.
IMF sendiri baru memulai berdiskusi dengan pejabat terkait untuk mengucurkan program pinjaman dalam beberapa hari mendatang.
Pinjaman itu dimaksudkan untuk membantu Sri Lanka mengatasi krisis ekonomi terburuk yang pernah dialami negara itu dalam beberapa dekade terakhir.
editor : NMD
sumber : CNN Indonesia







