Hanifah mengungkapkan, bentuk dukungan pelaku usaha kepada empat program prioritas pembangunan lingkungan, bisa berupa hibah kendaraan roda tiga, mesin pencacah, mesin komposter dan beberapa peralatan penanganan sampah.
“Nanti ini semua akan kita serahkan kepada masyarakat dan diharapkan berupa barang,” tegasnya.
Kegiatan Partnership Program juga dirangkai Apresiasi Peringkat Kinerja Pengelolaan Lingkungan Hidup mulai dari peringkat Biru atau sesuai yang dipersyaratkan hingga hijau/emas atau telah lebih dari yang dipersyaratkan.
PT Adaro Indonesia berhasil menyabet penghargaan Propernas peringkat emas. Sementara, Propernas peringkat hijau diraih oleh PT Arutmin Indonesia, PT Jorong Barutama Greston, PT Borneo Inbara dan sejumlah perusahaan tambang lainnya. (*)
Sumber :Adpim
Editor : elpian










