Serta membuat program-program prioritas, seperti mendesain Kota Banjarbaru sebagai Kota Layak Masa Depan.
Wali Kota Banjarbaru yang akrab disapa Opie menyampaikan, beberapa waktu yang lalu dana DAK rencananya tahun depan satu daerah Kabupaten/Kota maksimal Rp10 milyar.
“Selain itu, TPP (Tambahan Penghasilan Pengawai) ini kalo mau naik lagi maka maksimal membebani APBD 30%. Sedangkan Banjarbaru hari ini diangka 36,57%, jadi ada 6,57% yang harus kita turunkan,” katanya.
Opie juga mengingatkan agar hasil-hasil rakor segera ditindaklanjuti dan segera dibicarakan pada tingkat Dinas, Badan, Lurah dan Camat.
“Hasil-hasil yang dibicarakan saat rakor segera disampaikan ke bawah. Apa yang menjadi keputusan kita bersama pada saat rakor segera di follow up,” tandasnya. (MedCenBJB)
Kalimantanlive.com/eep
Editor : elpian







