BANJARBARU, Kalimantanlive.com – Wali Kota Banjarbaru Aditya Mufti Ariffin menyebut masih ada pejabat di jajarannya yang belum mengerti tentang penganggaran, rencana kerja dan rencana strategis.
Hal itu disampaikan Wali Kota Aditya saat memberikan sambutan pada Rapat Koordinasi (Rakor) antarpimpinan SKPD se-Kota Banjarbaru, di Aula Gawi Sabarataan, Balai Kota, Senin (04/04/2022).
Aditya mengatakan dilaksanakan rakor ini dikarenakan masih ada pejabat-pejabat yang masih belum mengerti tentang perencanaan.
BACA JUGA:
Peringatan Hari Jadi ke-23, Aditya Ajak Masyarakat Wujudkan Banjarbaru sebagai Kota Masa Depan
“Masih ada yang belum mengerti berkaitan penganggaran dan lain-lain. Ini kita temukan langsung, sehingga semua pekerjaan itu diserahkan kepada satu orang yang bukan bidangnya. Seharusnya mereka mengerti renja dan renstra,” ujar Aditya.
Rakor diawal bulan April 2022 ini terkait seluruh SKPD sedang membuat proposal permintaan Dana DAK atau dana lainnya, untuk diajukan ke Pemerintah Pusat.
Seluruh SKPD tengah membuat program-program kegiatan untuk menjadikan Kota Banjarbaru Kota Layak Pemuda.
Di antaranya Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil dan Seluruh Camat telah mengkoordinasikan dengan Pengadilan Agama Kota Banjarbaru, terkait penganggaran Siding isbat nikah.
Selanjutnya, seluruh SKPD telah mengikuti arahan Wali Kota Banjarbaru Aditya terkait penetapan ibu kota Provinsi Kalimantan Selatan.









