MOTYZHYN, KALIMANTANLIVE.COM – Kekejaman Rusia di Ukraina semakin tampak, baru-baru ini otoritas Ukraina menemukan jasad lima warga sipil dengan tangan terikat di sebuah desa di sebelah barat Kyiv.
Dari sejumlah mayat itu, terlihat juga jasad Wali Kota Motyzhyn yang tewas mengenaskan bersama suami dan putranya.
Polisi menunjukkan empat jenazah itu kepada wartawan AFP, termasuk jasad wali kota yang setengah terkubur di kuburan hutan pinus dekat rumahnya di kota Motyzhyn.
# Baca Juga :Ramadhan 1443 H, Daftar Negara yang Berpuasa Hari Ini, Sabtu 2 April : dari Arab Saudi, Rusia, hingga AS
# Baca Juga :YouTube dan Google Play Tangguhkan Pelayanan di Rusia, Pengembang Aplikasi Rusia Bikin Alternatif Pengganti
# Baca Juga :Puluhan Diplomat Rusia Diusir dari Negara-negara Eropa, Diduga Jadi Mata-mata
# Baca Juga :Abramovich Diduga Mendapat Serang Racun saat Jadi Negosiator Perdamaian Rusia-Ukraina
Adapun jenazah kelima ditemukan di sumur kecil di taman.
Para korban tewas tersebut termasuk dua pria yang bukan bagian dari keluarga wali kota, tangan mereka diikat ke belakang.
Wali Kota Motyzhyn Olga Sukhenko (50), suami, dan putra mereka, diculik oleh pasukan Rusia pada 24 Maret, kata polisi.
Warga mengatakan, wali kota dan suaminya menolak bekerja sama dengan pasukan invasi Rusia.
Sebelumnya pada 11 Maret, Wali Kota Melitopol di Ukraina selatan diculik oleh pasukan Rusia tetapi dibebaskan setelah beberapa hari.
Di Bucha, kota yang terletak sekitar 30 kilometer di utara Motyzhyn, mayat warga sipil ditemukan bergelimpangan di jalan-jalan dan di kuburan massal yang memicu tuduhan kejahatan perang.
editor : NMD
sumber : kompas.com







