Jalan Desa Bungin Balangan Dibiarkan Rusak Parah, Warga Kesal Bikin Keluhan Lewat Tulisan di Kertas

PARINGIN, KALIMANTANLIVE.COM – Warga Desa Bungin, Kecamatan Paringin Selatan, Kabupaten Balangan sudah tak tahan lagi melihat jalan di tempat mereka yang semakin parah.

Sampai-sampai pengendara tidak bisa lagi memilih jalan yang lebih baik, karena kebanyakan jalur yang berlubang.

Rusaknya jalan tersebut berawal ketika ruas jalan Desa Bungin dijadikan sebagai jalur alternatif saat dilakukannya perbaikan Jembatan Paringin beberapa waktu lalu.

# Baca Juga :Kejar Target Capaian Vaksinasi di Balangan, Polsek Juai Siapkan Hadiah Sepeda Motor

# Baca Juga :Meski Harga Masih Tinggi, Pedagang di Balangan Tetap Membeli Minyak Goreng

# Baca Juga :Polres Balangan Ungkap 16 Kasus Tindak Pidana Penyalahgunaan Narkotika, Segini Jumlah yang Disita

# Baca Juga :Kerusakan Jembatan Desa Lingsir Balangan Semakin Parah Setelah Truk Angkutan Barang Terperosok

Belakangan, lalu lintas di jalan setempat sudah berkurang, namun untuk angkutan berat atau bus atau kendaraan yang tingginya di atas 2,5 meter masih tetap lewat.

Kondisi jalan yang rusak menjadi keluhan warga setempat.

Bahkan sempat ada yang memasang kertas bertuliskan “Anda memasuki kawasan wisata 1.000 lubang, semoga menikmati dan menyenangkan” .

Foto kertas yang dipasang di pinggir jalan Bungin itu juga sempat didokumentasikan dan dipublish pada media sosial pada Selasa (5/4/2022) kemarin.

Namun rupanya, tulisan itu tidak bertahan lama, terpantau, Rabu (6/4/2022) sudah tidak ditemukan lagi tulisan serupa.

Namun terpasang spanduk imbauan dari Pemerintah Desa Bungin yang bertuliskan,”Bagi pengendara roda dua dan roda empat harap pelan-pelan/hati-hati dikarenakan jalan rusak”.

Adanya tulisan-tulisan yang dipasang di pinggir jalan Desa Bungin tidak dipungkiri oleh Kepala Desa Bungin, Amir Husin.

Ujarnya, bisa jadi itu bentuk keluhan warga setempat karena kondisi jalan yang bisa dikatakan rusak parah.

“Kemarin memang sempat ada orang yang memasang kertas bertulisan, dan pagi ini saya cek sudah tidak ada lagi,” sebut Amir.