RANTAU, KALIMANTANLIVE.COM – Sebelas pemuda tertangkap tangan asyik mabuk lem jenis Albon-Fox dan pesta miras jenis Aldo di warung di Desa Batang Lantik, Kecamatan Tapin Tengah, Kabupaten Tapin, Rabu (7/4/2022) sekitar pukul 22.00 Wita.
Ke-11 pemuda ini pun diamankan pihak kepolisian dalam operasi pekat di Kecamatan Tapin Tengah, Kabupaten Tapin.
# Baca Juga :Tangir si Budak Sabu Akhirnya Mendekam di Tahanan Mapolres Tapin Setelah Lama Jadi Target Operasi
# Baca Juga :Sedang Bertransaksi 8 Pengedar Sabu Ditangkap, Polres Tapin Amankan 16,4 Gram Sabu
# Baca Juga :BPBD Tapin Tetapkan Beberapa Wilayah Siaga Satu Banjir, Segini Kondisi Ketinggian Air di Permukiman
# Baca Juga :Naik Motor Matic, Perempuan Terobos Ruang SPKT Mapolres Siantar, Ternyata Stres Ingin Menikah Ketiga Kalinya
Kasi Humas Polres Tapin AKP Agung Setiawan saat dikonfirmasi membenarkan hal tersebut.
“Ya, benar. Mereka digerebek aparat kepolisian Polres Tapin yang sedang menjalankan operasi pekat dipimpin langsung Kasat Reskrim Polres Tapin, AKP Iksan Prananto,” terangnya, Kamis (7/4/2022).
AKP Agung mengatakan mereka terciduk karena ada yang pesta miras dan juga ada diantaranya menghirup lem .
“Untuk memberikan efek jera, mereka diberi pembinaan serta hukuman dengan berjemur agar tidak mengulangi perbuatan serupa,” jelasnya.
Agung mengatakan sesudah itu mereka didata dan dikembalikan ke orangtua masing-masing.
“Wajib dijemput keluarga sekaligus membuat surat pernyataan yang isinya tidak akan mengulangi perbuatan yang meresahkan masyarakat,” tegasnya.
Menyikapi kondisi itu, Kapolres Tapin, AKBP Ernesto Saiser mengimbau kepada para orangtua agar selalu mengawasi pergaulan anak-anak agar tidak terjerat dalam minuman keras atau sejenisnya.
“Ingat, kita masih dalam suasana puasa. Tetap ciptakan situasi dan kondisi yang aman dan tentram di tengah masyarakat,” ajaknya.
AKBP Ernesto mengatakan minuman keras bisa menjadi pemicu terjadinya tindak kriminalitas.
“Kepada para orangtua, saya mengimbau agar anak-anak selalu diawasi, apalagi saat ini momennya bulan suci Ramadhan,” lanjutnya.
Ernesto juga mengajak peran serta masyarakat untuk ikut membantu memberantas miras di Tapin.
“Bila ada hal-hal yang mencurigakan, apalagi masih dalam suasana puasa, silakan melapor. Akan kita tidak lanjuti 24 jam,” tegasnya.
editor : NMD
sumber : banjarmasin.tribunnews.com







