Marc Marquez Mengaku Sudah Tak Ingat Lagi Kejadian di Sirkuit Mandalika, Lho Ada Apa?

Sehingga, tak berpengaruh apakah ia harus istirahat dulu dari membalap karena risikonya akan selalu sama.

“Dokter saya mengatakan risikonya akan sama. Apakah itu akhir pekan ini, atau satu tahun atau dua tahun lagi,” tutur rider yang identik dengan nomor 93 tersebut menambahkan.

“Pada akhirnya, saraf (di mata kanan) yang akan menjadi kelemahan saya.”

Kendati begitu, Marquez juga masih bersyukur crash highside di Mandalika tak menimbulkan cedera di bagian tubuh lainnya.

Alhasil, sang rider tak ingin mengambil risiko terlalu banyak walau ia memenangi tujuh dari delapan balapan di Austin sebelum ini.

Hal itu ia ungkapkan saat ditanya mengenai kemungkinan untuk kembali menduduki podium teratas pada balapan nanti.

“Mungkin saja, tentu, kemungkinan selalu terbuka,” ujarnya.

“Namun, saya tak akan mendekati akhir pekan ini dengan target itu. Kami datang dari MotoGP Indonesia di mana kami banyak kesulitan di mana saya crash terlalu sering dan saya mengalami highside besar.”

“Saya baru berlatih normal lagi beberapa hari lalu.”

Kombinasi cuaca buruk dan pemilihan ban oleh Michelin membuat Marquez dan rekan setimnya, Pol Espargaro menderita di Mandalika.

Secara total, Marquez mengalami empat kecelakaan di sirkuit baru kebanggaan Tanah Air tersebut.

Ia mengalami tiga kali crash lowside, sekali di TIkungan 11 pada FP 1 dan di Tikungan 13 dan 12 pada Q1.

Kecelakaan keempat Marquez, dan yang terbesar, datang di Tikungan 7 saat ia tengah melakoni warm up lap.

editor : NMD
sumber : kompas.com