MUDIK Lebaran 2022, Pelni Siapkan 26 Kapal Penumpang, 44 Kapal Perintis, Kemenhub 350 Bus & Harga Tiket Pesawat Naik

JAKARTA, KALIMANTANLIVE.COM – Jelang tibanya Mudik Lebaran 2022 atau Lebaran Idul Fitri 1443 Hijriah, diperkirakan 8 juta lebih penduduk Indonesia pulang kampung.

Untuk memudahkan masyarakat pualang kampung, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) akan menghadirkan program mudik gratis untuk masyarakat pada periode Lebaran 2022.

Menurut Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi, Direktorat Jenderal Perhubungan Darat akan menyediakan angkutan mudik gratis untuk 10.500 orang.

# Baca Juga :Edaran Baru untuk Mudik Lebaran 2022 Bakal Terbit, Kemenhub Sebut Masalah Vaksin Booster

# Baca Juga :ATURAN Langkap Perjalanan Mudik Lebaran 2022 untuk Pengguna Mobil Pribadi dan Umum

# Baca Juga :Syarat Lengkap Kalau Mau Mudik Lebaran 2022, Jokowi: Bagi yang Ingin Mudik Lebaran Silakan

# Baca Juga :BREAKING NEWS Jokowi Pastikan Ramadhan dan Lebaran 2022, Bisa Tarawih Berjemaah di Masjid dan Mudik

“Saat ini telah disiapkan 350 armada bus untuk penumpang dan juga 34 truk yang akan mengangkut motor para pemudik,” ucap Budi Karya, Kamis (17/4/2022).

Ia menjelaskan, program mudik gratis ini akan dimulai pada akhir April 2022. Pendaftaran mudik gratis ini juga bisa dilakukan secara online.

“Masyarakat yang ingin mendaftar mudik gratis bisa mendatangi lima lokasi registrasi yaitu Jakarta, Tangerang, Bogor, Bekasi dan Depok,” ujar Budi Karya.

Syarat mengikuti program mudik gratis ini, calon pemudik diwajibkan telah mendapatkan vaksinasi dosis 1 dan 2 atau booster.

Kemenhub juga memprediksi akan ada 79,4 juta orang yang akan melakukan perjalanan mudik pada momen Lebaran 2022.

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menyebutkan, menurut survei yang dilakukan Kemenhub akan ada 40 juta orang yang akan mudik dengan kendaraan sepeda motor dan mobil.

“Survei Badan Penelitian dan Pengembangan Kemenhub tercatat dari 79,4 juta orang yang akan mudik 40 juta orang diantaranya akan menggunakan kendaraan pribadi,” ucap Budi Karya.

Kemudian pemudik yang akan menggunakan kendaraan bus dan penyeberangan diprediksi sebanyak 26,7 juta orang.