BANJARMASIN, KALIMANTANLIVE.COM – Detik-detik ambruknya kosan mahasiswi di Jalan Adhyaksa II RT 27, Kelurahan Sungai Miai, Banjarmasin Utara, Kota Banjarmasin sangat menegangkan, Senin (11/4/2022).
Bagaimana tidak, saat mulai ambruk, lantai kos dirasakan penghuninya bergetar hebat. Penghuni kos yang terdiri perempuan atau mahasiswi itu mulai panik, mereka berlarian mencari jalan untuk keluar.
Rumah kos terus bergetar hebat, kemudian pelan-pelan menjadi miring dan terlihat retakan dimana-mana.
# Baca Juga :LAGI, Rumah Ambruk di Banjarmasin Kalsel, Kali Ini di Jalan Pramuka hingga Mengeluarkan Suara Nyaring
# Baca Juga :Diterjang Gelombang Besar Laut, Puluhan Rumah Nelayan di Muara Asamasam Tanahlaut Rusak Parah
# Baca Juga :66 Siswa Jatuh dari Jembatan yang Ambruk Saat Menunggu Difoto dengan Drone, Kades: Jembatan Belum Diresmikan
# Baca Juga :TERUNGKAP Fakta Penyebab Rumah Ambruk di Jalan Kelayan A Banjarmasin, Kecil Kemungkinan karena Alam
Para mahasiswi itu berusaha menyelamatkan diri melalui pintu tengah dan yang berada di lantai dua langsung turun melalui tangga spiral.
Sementara itu, pintu utama yang biasa untuk keluar masuk aksesnya sudah tidak bisa dilewati karena lantainya ambruk.
Kalau dilihat dari depan, bangunan semi permanen tersebut mengalami kemiringan sekitar 45 derajat.
Nia Rizky, sang pemilik yang ditemui Selasa (12/4/2022) pagi mengatakan, kejadian ambruknya kosan berlantai dua ini terjadi sekitar pukul 13.00 Wita.
Selasa pagi, ia sedang memantau sebagian pekerja yang sedang melepas kanopi di halaman kosan.
Kosan khusus perempuan ini, lokasinya bersebelahan langsung dengan rumah sang pemilik.
Tampak sejumlah barang hingga koper terlihat diletakkan di bagian garasi rumah Nia yang ia jelaskan adalah milik para penghuni kosan.
“Untuk sekarang kita fokus mau bongkar rumahnya dulu, diratakan, mungkin ke depannya akan dibangun ulang,” jelas Nia.
Karena, jika tidak dirubuhkan, khawatirnya akan berdampak pada bangunan yang ada di sebelah kosan tersebut.
Sementara itu, para penghuni kos yang merupakan mahasiswa, saat ini ada yang mengungsi ke tempat teman atau kerabat, ada yang langsung pindah mencari kosan baru, ada juga yang masih bertahan, dengan menumpang tinggal di rumah tetangga sekitar.
Total ada 8 kamar yang terdapat di lantai 2 dan 8 kamar ada di lantai bawah.
Beruntung, kata Nia tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.







