Marc Marquez Targetkan Podium di Tiap Seri MotoGP, Pantang Manyerah!

KALIMANTANLIVE.COM – Marc Marquez menunjukan sikap pantang menyerah pada MotoGP Amerika 2022. Meski sempat merosot ke urutan terakhir, tapi tetap bisa finis urutan keenam.

Balapan di Sirkuit Austin, Texas, ini juga menjadi momen kembalinya Marquez setelah mengalami kecelakaan fatal pada sesi latihan bebas di MotoGP Mandalika.

Kecelakaan tersebut membuatnya harus absen di dua seri.

# Baca Juga :WADUH! Marc Marquez Dapat Pesan Aneh Sebelum Start di MotoGP Amerika 2022, Apa Itu?

# Baca Juga :Menang Duel dengan Jack Miller di MotoGP Amerika 2022, Enea Bastianini: Hari yang Fantastis!

# Baca Juga :Hasil MotoGP Amerika 2022 : Enea Bastianini Juara, Marc Marquez Tampil Menggila

# Baca Juga :Link Live Streaming MotoGP Amerika Malam Ini: Ducati Kuasai Baris Terdepan, Marquez Sembilan

Sepanjang sesi latihan bebas MotoGP Amerika, pebalap Repsol Honda tersebut tidak terlalu menonjol. Tapi, Marquez punya catatan kemenangan yang sangat baik di sirkuit ini.

Sayangnya, terjadi kesalahan teknis yang sampai saat ini belum diketahui penyebabnya. Saat start, motornya tidak bisa langsung melesat dan membuatnya merosot hingga urutan terbelakang.

Kondisi tersebut membuatnya harus kerja ekstra keras untuk sampai ke barisan depan. Banyak pebalap yang disalipnya dan beberapa kali juga dia mengalami momen hampir terjatuh.

Marquez mengatakan, dia sudah belajar bahwa selalu ada kejutan pada MotoGP 2022. Tidak ada yang bisa memprediksi keseimbangan kekuatan di setiap seri.

“Tidak ada seorang pun yang tahu sebelum akhir pekan apakah dirinya akan menang atau setidaknya finis di lima besar. Tidak ada yang tahu di sirkuit mana mereka hanya bisa finis sepuluh besar,” ujar Marquez, dikutip dari Speedweek.com, Sabtu (16/4/2022).

Marquez menambahkan, untuk mengetahui hal tersebut harus bisa melihat performanya dulu di sepanjang akhir pekan. Jika maksimal hanya bisa finis kesepuluh, maka dia harus melakukannya.

“Tapi, tentu saja tujuan saya adalah naik podium di setiap balapan. Jadi, saya akan mengambil risiko. Tapi, di Texas tidak ada kesempatan untuk menargetkan finis di podium,” kata Marquez.

Namun, pernyataan tersebut seolah berlawanan dengan performanya. Jika saja kesalahan teknis tersebut tidak terjadi, banyak yang berpendapat bahwa Marquez akan sulit untuk dikalahkan.

Buktinya, setelah lap pertama, selisih catatan waktu Marquez dengan Jack Miller yang ada di paling depan adalah 4,3 detik. Setelah 20 lap dan menyalip banyak pebalap, dia kembali berada di 4,3 detik di belakang Miller.

editor : NMD
sumber : kompas.com