Jalannya pertandingan
Paris Saint-Germain menguasai pertandingan sejak menit awal. Mereka membuka keunggulan ketika laga berumur 12 menit.
Umpan panjang Marco Verratti mengarah tepat ke Neymar yang sudah menunggu di kotak penalti Marseille.
Tanpa kontrol, Neymar langsung melepaskan sepakan first time kaki kiri yang tidak bisa dibendung kiper lawan Pau Lopez.
Setelah PSG unggul, permainan sedikit berubah. Olympique Marseille perlahan mulai mengambil penguasaan bola.
Pada menit ke-31, skor berubah menjadi 1-1. Gawang PSG yang dijaga Gianluigi Donnarumma dibobol oleh Duje Caleta-Car.
Jika ada pemain PSG yang boleh disalahkan terkait gol Marseille, Donnarumma lah orangnya. Mantan kiper AC Milan itu kurang perhitungan saat hendak menghalau sepakan corner Dimitri Payet.
Akibatnya, bola bergulir liar di mulut gawang PSG dan langsung disambar bek Marseille Caleta-Car untuk mencetak gol penyeimbang.
Skor imbang tampak akan bertahan hingga turun minum. Namun, Kylian Mbappe mencetak gol via titik putih pada masa injury time (45+5′) untuk membawa PSG unggul.
Sebelumnya, PSG mendapat hadiah sepakan 12 pas setelah tembakan Neymar membentur tangan bek Marseille Valentin Rongier.
Wasit sempat meninjau Video Assistant Referee lebih dulu sebelum menghadiahkan penalti untuk Les Parisiens.
Berkat gol Mbappe, PSG memasuki ruang ganti dalam keadaan unggul 2-1 atas Olympique Marseille.
Memasuki babak kedua, PSG yang sudah unggul, membiarkan Marseille memainkan ball possession sembari melihat kesempatan untuk melancarkan serangan balik.
Counter attack PSG nyaris membuahkan hasil pada meni ke-73. Umpan terobosan Lionel Messi mengarah ke Mbappe yang melakukan akselerasi di sisi kiri.
Dengan kecepatannya, Mbappe melesat ke kotak penalti lawan. Namun, saat hendak melakukan penyelesaian akhir, Mbappe mendapat gangguan serius dari pemain belakang lawan dan bola pun lepas dari penguasaannya.
Tiga menit berselang, kombinasi Messi-Mbappe membuahkan hasil. Umpan datar Messi diselesaikan menjadi gol oleh Mbappe.







