MARTAPURA, Kalimantanlive.com – Anggota DPRD Provinsi Kalsel Muhammad Yani Helmi mengatakan, semangat kejujuran dan anti korupsi dapat diajarkan di bangku pendidikan agar ke depannya peserta didik dapat menjadi generasi yang berguna bagi nusa dan bangsa.
“Hal ini sangat baik dilaksanakan oleh pemerintah, karena berawal dari guru inilah yang mencetak generasi anti korupsi,” kata Yani Helmi ketika menjadi narasumber Sosialisasi Anti Korupsi tingkat SMK se-Kabupaten Banjar di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalsel di Martapura, Selasa (19/4/2022) siang.
Kegiatan Sosialisasi Anti Korupsi diikuti seluruh tenaga penjagar atau tenaga kependidikan SMK se-Kabupaten Banjar, digelar di SMK Negeri 1 Martapura.
BACA JUGA:
Sosper di Tanbu, Paman Yani Sebut Perda Retribusi Jasa Usaha Jadi Acuan Sejahterakan Nelayan
Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel yang akrab disapa Yani Helmi , mengingatkan kepada tenaga pengajar untuk dapat mengaplikasikan dan menanamkan kejujuran dan anti korupsi sejak dini kepada peserta didik, agar ke depannya mereka dapat menjadi generasi yang berguna bagi Nusa dan Bangsa.
Adik kandung dari Gubernur Kalsel itu juga banyak mendapat aspirasi dari sejumlah tenaga pengajar, agar ajaran anti korupsi dapat diterapkan maksimal di bangku pendidikan.

“Jadi, di sini diajarkan sebuah kejujuran. Di mana, sebagai tenaga pendidik tentu menjadi kewajiban untuk mencetak generasi muda yang amanah, utamanya harus dimulai dari pembelajaran atau sosialisasi tersebut,” tegas Yani Helmi yang juga Wakil Ketua Fraksi Golkar DPRD Kalsel tersebut.
Politisi Partai Golkar Kalsel ini juga berpendapat, dengan hadirnya sosialisasi anti korupsi di tingkat satuan pendidikan, dapat meminimalisir terjadinya kegiatan tindak pidana tersebut.
“Yang jelas, peserta didik yang nantinya akan ditanamkan ajaran ini, merupakan calon generasi yang membangun Banua dan lebih besar adalah negara ini,” tuturya.







