JAKARTA, KALIMANTANLIVE.COM – Polres Metro Jakarta Selatan bakal panggil selebgram Chandrika Chika terkait kasus dugaan penganiayaan yang menjerat pemilik PS Store Putra Siregar dan artis Rico Valentino.
Chika dipanggil penyidik Polres Metro Jakarta Selatan karena ada di tempat kejadian saat Putra dan Rico menganiaya korban berinisial MNA atau N.
# Baca Juga :Artis Rico Valentino dan Bos PS Store Jadi Tersangka Pengeroyokan, Diduga Kondisi Mabuk di Kafe
# Baca Juga :Amaq Sinta, Korban Begal Jadi Tersangka: Dikeroyok, Ditebas Pakai Samurai, Baju Robek Tapi Tubuh Tidak Luka
# Baca Juga :VIRAL Pegawai Dishub di Labuan Bajo Dikeroyok, Ditendang dan Diinjak, Awalnya Menegur Pengendara Melawan Arus
# Baca Juga :Setalah Atta Halilintar, Giliran Ria Ricis dan Teuku Ryan Dikasih Mobil Mewah Oleh Pengusaha Ini
“Kami juga memintai keterangan saudari CC,” ujar Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Budhi Herdi Susianto dalam keterangannya, Selasa (19/4/2022).
Chika dijadwalkan akan diperiksa sebagai saksi terkait kasus dugaan penganiayaan di Mapolres Metro Jakarta Selatan pada Selasa sekitar pukul 10.00 WIB.
“Kami sudah melayangkan panggilan CC untuk hadir memberikan kepada kami,” ucap Budhi.
Putra dan Rico diduga menganiaya MNA atau N di salah satu kafe di kawasan Kebayoran Baru pada 2 Maret 2022.
Peristiwa ini dipicu karena salah satu kawan perempuan Rico, Chika, mendatangi meja korban MNA atau N.
Berdasarkan rekaman kamera pengawas di kafe tersebut, Rico lalu datang menyusul ke meja MNA dan terjadi pemukulan.
Putra Siregar kemudian menyusul dan ikut melakukan aksi kekerasan kepada korban.
“Setelahnya, tersangka PS juga ikut bersama-sama menendang dan mendorong MNA,” ujar Budhi.
Setelah peristiwa tersebut, korban MNA belum melapor ke polisi. Namun, korban melakukan visum atas luka-luka yang diterimanya.
“Korban baru melapor 16 Maret 2022, alasannya korban berharap ada jalan damai. Mereka berusaha menghubungi pihak RV (Rico) dan PS (Putra), tetapi sampai dua minggu kurang lebih, tidak ada tanggapan, maka dilaporkan ke polisi,” kata Budhi.
Sementara itu, pengakuan Putra kepada wartawan soal kronologi kasus penganiayaan berbeda yang disampaikan polisi. Putra mengeklaim bahwa justru Rico yang dikeroyok.










