JAKARTA, KALIMANTANLIVE.COM – Hari ini, Kamis (21/4/2022), mahasiswa yang tergabung dalam aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) Kerakyatan kembali menggelar aksi unjuk rasa di Jakarta.
Seperti dikatakan Koordinator Sosial Politik BEM UI, Melki Sedek Huang, mahasiswa yang tergabung dalam BEM SI Kerakyatan bakal menyampaikan sejumlah kritik dan tuntutan pada pemerintah.
“Menurunkan harga kebutuhan pokok menjadi salah satu tuntutan yang akan disampaikan hari ini,” kata Melki seperti dikutip di Kompas.com, Kamis (21/4/2022).
# Baca Juga :Amien Rais Minta Luhut Mundur, Demokrat Minta Jokowi Tindak Menterinya, Please Resign!
# Baca Juga :Disebut Berpeluang Menang di Pilpres jika Duet dengan Anies, AHY Malah Ingin Jalankan Amanah Demokrat
# Baca Juga :Mahasiswa Demo Kantor DPRD Kalsel, Kenakan Topeng Presiden sambil Lakukan Aksi Ini
# Baca Juga :Ade Armando Dikeroyok di Tengah Aksi Demo Mahasiswa, Saksi Mata: Pelaku Kelompok Perusuh
Selain itu, penolakan terhadap wacana perpanjangan masa jabatan Presiden juga masih menjadi tuntutan dalam demo hari ini.
Isu ini tetap disuarakan meskipun Presiden Jokowi dan pimpinan DPR sebelumnya sudah menegaskan bahwa pemilu akan digelar sesuai jadwal.
“Intinya kita akan terus mengawal, kita akan terus bersuara hingga Presiden Jokowi betul-betul selesai di 2024, Pemilu betul-betul tidak ditunda, Presiden Jokowi betul-betul tidak 3 periode,” kata Melki.
Total, ada tujuh tuntutan yang akan disampaikan para mahasiswa, berikut daftarnya:
Tindak tegas para penjahat konstitusi dan tolak wacana perpanjangan masa jabatan presiden.
Turunkan harga kebutuhan pokok dan atasi ketimpangan ekonomi.
Menindak tegas segala tindakan represif terhadap masyarakat sipil dengan mekanisme yang ketat dan tidak diskriminatif.
Wujudkan pendidikan ilmiah, gratis, dan demokratis.
Sahkan RUU pro rakyat, tolak RUU pro oligarki.
Wujudkan reforma agraria sejati.
Tuntaskan seluruh pelanggaran HAM.
Dalam menyampaikan tujuh tuntutan itu, mahasiswa akan menyebar di dua lokasi yang berbeda.
“Ada dua (lokasi aksi demonstrasi), di Patung Kuda dan DPR. Kami di Patung Kuda (dekat) Istana,” ujar Ketua BEM UI Bayu Satria Utomo.
Jalan ditutup mulai pukul 09.00
Sehubungan dengan adanya demo tersebut, Polda Metro Jaya berencana menutup akses jalan menuju Istana Negara dan Gedung DPR/MPR pada Kamis pagi.
Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo berujar, kepolisian akan melakukan rekayasa lalu lintas di sekitar lokasi demonstrasi. Salah satunya dengan menutup jalan ke kawasan Istana Negara.
“Pertama seperti biasa di Patung Kuda, itu akan kami tutup di depan Gedung Sapta Pesona. Kemudian seputaran Istana, Harmoni, Gambir yang menuju ke Istana, termasuk (Jalan) Veteran 1, 2, dan 3,” ungkap Sambodo.
Polda Metro Jaya juga akan menutup Jalan Gatot Subroto menuju Gedung DPR/MPR. Nantinya, para pengendara yang mengarah ke Slipi akan langsung diarahkan masuk ke jalur transjakarta.
“Kemudian di depan DPR/MPR sendiri untuk supaya mencegah tindakan anarkistis seperti kemarin, maka dari pagi jalur di depan DPR/MPR akan kami tutup,” kata Sambodo.
“Kemudian kami sisakan hanya satu lajur yang melalui jalur busway,” sambungnya.
SERUAN AKSI MASSA NASIONAL: SIDANG RAKYAT, TUJUH TUNTUTAN RAKYAT! pic.twitter.com/GXleGSASwB
— BEM UI (@BEMUI_Official) April 20, 2022
Penutupan jalan menuju Istana Negara dan Gedung DPR/MPR akan dilaksanakan mulai pagi.
“Kami lakukan sejak pagi mungkin sekitar pukul 09.00 WIB atau pukul 10.00 WIB,” ujar Sambodo.
Sementara itu, rekayasa lalu lintas di kawasan Harmoni bersifat situasional. Jalan akan ditutup ketika massa sangat banyak jumlahnya.
“Tapi yang jelas kalau di Sapta Pesona ditutup, Harmoni juga harus ditutup, itu akan dilakukan secara bersamaan,” kata Sambodo.
Ketika persimpangan Harmoni terpaksa ditutup, maka pengendara dari Jalan Surya Pranoto akan dialihkan ke kiri arah Glodok.
“Kemudian yang dari arah Glodok semuanya kami belokkan ke kiri ke arah Jalan Veteran. Sedangkan dari Jalan Veteran, para pengendara akan diarahkan ke arah Tomang,” jelasnya.
Sambodo mengimbau kepada masyarakat untuk mengatur rute perjalanan agar dapat menghindari tiga kawasan yang rencananya jadi titik aksi unjuk rasa dan mencari jalur alternatif lain.
editor : NMD
sumber : kompas.com/CNNIndonesia







