RAHASIA Hefian Bisa Selamat dari Ambruknya Alfamart Gambut, Ucapkan Berzikir, Selawat dan Bertahan di Celah Ini

MARTAPURA, KALIMANTANLIVE.COM – Ambruknya Alfamart di Jalan A Yani Km 14, Gambut, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan menelan lima korban jiwa dan sembilan orang masuk Rumah Sakit.

Tragedi menjelang berbuka puasa itu, menyimpan banyak cerita tragis dari para korban yang berjuang agar bisa selamat di dalam reruntuhan gedung berlantai tiga itu.

Sejumlah korban selamat menceritakan perjuangan mereka agar bisa lolos dari maut saat beton bangunan Alfamart Gambut menimpanya.

# Baca Juga :KISAH Tragis di Balik Ambruknya Alfamart Gambut, Fahrulreza Sempat Rekam Perempuan Merintih Kesakitan

# Baca Juga :Korban Meninggal Terakhir Ambruknya Alfamart Gambut Berpuasa 14 Jam, Ini Perminta Terakhir Hanafi

# Baca Juga :Korban Ahmad Nayada Bukan Karyawan Alfamart Gambut yang Ambruk, Tapi Pegawai Distributor Alat Berat

# Baca Juga :Polda Kalsel Angkat Bicara Soal Jumlah Korban Runtuhnya Alfamart Gambut, Ternyata 2 Masih Hilang

Salah satu korban bernama Hefian Noor (42), warga Jalan Martapura, Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar itu menceritakan, saat kejadian itu dirinya berada di dekat mesin anjungan tunai mandiri (ATM).

Saat itu Hefian mengaku sedang antre mengambil uang di ATM tersebut.

Lalu, saat akan memasukkan kartu miliknya ke mesin ATM, tiba-tiba terdengar bunyi keras dan bangunan Alfamart langsung roboh.

“Bunyi brak, beberapa kali dan saya sudah berada di bawah material. Saya sangat gugup waktu itu karena saya kira gempa,” ungkap Hefian saat dikonfirmasi, Rabu (20/4/2022).

Di tengah rasa panik dan takut, Hefian mencoba tenang dan berdoa. Saat itu seluruh tempat sudah dipenuhi puing-puing bangunan.

Lalu dirinya mencoba mencari jalan keluar sambil merayap diantara reruntuhan.

“Saya mengatur napas sambil zikir dan selawat. Saya pun kemudian bisa merayap beberapa meter,” ujarnya.