Bintik Matahari Lebih Besar dari Bumi Muncul, Bahayakah Bagi Kehidupan Manusia?

KALIMANTANLIVE.COM – Fisikawan surya Dean Pesnell dari Pusat Penerbangan Luar Angkasa Goddard NASA mengatakan, ada dua kelompok bintik Matahari baru berukuran besar muncul di permukaan Matahari.

Seperti dikutip dari Live Science, saking besarnya, bintik Matahari ini melampaui besarnya Bumi.

Dikenal sebagai ‘daerah aktif’ 2993 dan 2994 (AR2993 dan AR2994), kelompok bintik Matahari baru ini tampaknya juga diikuti kelompok bintik Matahari ketiga yang tersembunyi di balik wilayah timur laut Matahari, yang tampaknya telah menyebabkan suar Matahari kuat beberapa hari lalu.

# Baca Juga :DETIK-Detik JELANG Gerhana Matahari 4 Desember 2021 Tinggal Beberapa Jam Lagi, LIVE Streaming di Link YuoTube NASA

# Baca Juga :CARA Menonton Siaran Langsung Gerhana Matahari Besok 4 Desember 2021 di Antarktika, Klik Link YouTube Ini

# Baca Juga :GERHANA MATAHARI Total 3 Hari Lagi, Daftar Negara yang Bisa Melihat Gerhana Keempat di 2021, Indonesia?

# Baca Juga :Gerhana Bulan Sebagian Terlama Abad Ini 19 November, Klik Link Live Streaming untuk Menonton

Setiap kelompok bintik tersebut terdiri dari beberapa bintik Matahari dan mencakup area seluas ratusan juta kilometer persegi, yang berarti jauh lebih besar dari diameter Bumi.

Bintik Matahari sendiri disebabkan gangguan magnetik di fotosfer Matahari, bagian yang memperlihatkan lapisan yang relatif lebih dingin di bawahnya.

Lebih lanjut Dean Pesnell mengatakan, pengikatan dan pelepasan magnet Matahari terjadi dalam siklus 11 tahun, dengan setiap siklus Matahari memiliki fase aktivitas rendah dan tinggi.

Siklus aktivitas Matahari telah diberi nomor sejak 1775, ketika perekaman aktivitas bintik Matahari dimulai.

Siklus Matahari sendiri berkaitan dengan munculnya aktivitas bintik Matahari.

Saat ini, kata dia, Siklus Matahari 25 belum mencapai puncaknya. Artinya, akan ada lebih banyak aktivitas bintik Matahari pada masa yang akan datang.

“Saya yakin kita akan melihat [wilayah aktif] yang lebih besar selama beberapa tahun ke depan,” jelas Dean Pesnell, seperti dikutip dari Live Science.

“Wilayah aktif 2993 dan 2994 berukuran sedang dan tidak mewakili yang terbesar yang dapat dihasilkan Solar Cycle 25,” tambahnya.