BANJARMASIN, KALIMANTANLIVE.COM – Dalam sepekan ini ada dua bangunan yang ambruk di Kalimantan Selatan. pertama bangunan Alfamart di A Yani Km 14, Gambut, Kabupaten Banjar dan kosan di Jalan Gatot Subtoto, Banjarmasin.
Terbaru, bangunan kosan di kawasan Gatoto Subroto Jalan Mahat Kasan, Kompleks Permata Bunda RT 35, Kelurahan Kuripan, Banjarmasin Timur ambruk pada Jumat (22/4/2022) sekitar pukul 06.30 Wita.
Akibat peristiwa itu, para penghuninya langsung berlarian menyelamatkan diri sambil mengevakuasi barang-barang mereka.
# Baca Juga :KISAH Tragis di Balik Ambruknya Alfamart Gambut, Fahrulreza Sempat Rekam Perempuan Merintih Kesakitan
# Baca Juga :BREAKING NEWS : Ruko Alfamart Gambut Ambruk Jelang Waktu Berbuka Puasa
# Baca Juga :LAGI, Rumah Ambruk di Banjarmasin Kalsel, Kali Ini di Jalan Pramuka hingga Mengeluarkan Suara Nyaring
# Baca Juga :TERUNGKAP Fakta Penyebab Rumah Ambruk di Jalan Kelayan A Banjarmasin, Kecil Kemungkinan karena Alam
Seperti dikutip Banjarmasinpost.co.id, bagian teras bangunan berlantai dua ini ambles hingga lantai papannya mencuat karena tak kuat beban.
Di beberapa sudut dinding pun terlihat retakan yang cukup panjang.
Tak jauh berbeda dari lantai satu, pemandangan yang sama juga terlihat di lantai dua bangunan bercat hijau dan oren ini.
Ketua RT 35, Arif Nandar mengatakan, dirinya sudah mendapatkan laporan dari warga sejak lama.
“Sebelum nisfu sa’ban katanya sudah ada tanda-tanda ketidakberesan dari rumah tersebut,” kata Arif.
“Tadi malam juga sudah ada bunyi krek-krek terdengar dari bagian temboknya, makanya ada salah satu penghuni yang mengungsikan keluarganya ke tetangga,” lanjutnya.
Pun juga dengan tanda fisik yang terlihat beberapa waktu sebelum kejadian ini.
“Kalau dilihat, lantai bangunan itu sudah menggembung,” ujar Arif.
Bangunan ini merupakan kosan 8 pintu yang 3 kamar ditempati 3 KK, dan 5 lainnya dihuni oleh 5 mahasiswa dengan total penghuni sebanyak 15 orang.
“Infonya, sebagian penghuni sudah ada yang mencari kosan, ada yang mengungsi di tempat keluarga atau tetangga,” tutup Arif.
Sementara itu, Majidi (19) salah satu penghuni kosan tersebut nampak sibuk mengeluarkan barang-barangnya dari bangunan di lantai dua.







