Diejek dan Dilempar Botol, Mike Tyson Pukul Remaja Diduga Mabuk di Pesawat Hingga KO

KALIMANTANLIVE.COM – Karena marah, mantan petinju nomor satu dunia, Mike Tyson memukul penumpang di pesawat hingga babak belur dan KO.

Mantan petinju bergelar Si Leher Beton itu terciduk kamera sedang melayangkan pukulannya berkali-kali ke wajah seorang penumpang remaja.

Sementara itu, perwakilan Mike Tyson mengungkap alasan Si Leher Beton memukul penumpang di pesawat hingga KO.

# Baca Juga :Janda yang Dicari Menghilang, Preman Kampung Tantang Warga Berkelahi, Akhirnya Tewas Dikeroyok

# Baca Juga :Tawuran di Yogyakarta, Dafa Anak DPRD Kebumen Tewas Akibat Sabetan Gir, Polisi: Berawal dari Saling Ejek

# Baca Juga :VIRAL TikTok, Manajer Pukul Kasir Perempuan Berkali-kali, Video Beredar Manajemen Indomaret Tak Membantah

# Baca Juga :Diserang saat di Warung Batibati Kabupaten Tanahlaut, Warga Kaget Lihat Kepala Korban Berlumuran Darah

Tyson memukuli seorang penumpang di dalam pesawat sebelum lepas landas di Bandara San Francisco, Kamis (21/4/2022).

Dalam video yang kali pertama diungkap TMZ Sports, terlihat Tyson hilang kesabaran setelah terus diganggu dan diprovokasi penumpang yang duduk tepat di belakangnya.

Namun pihak Tyson memastikan penumpang yang diduga sedang mabuk itu tidak hanya memprovokasi mantan juara dunia tinju kelas berat tersebut.

Perwakilan Tyson mengklaim penumpang itu juga melempar botol.

“Sayangnya Tuan Tyson mengalami insiden dalam penerbangan dengan penumpang agresif yang mulai mengganggunya. Orang itu melempar botol ke arah Tyson ketika sedang duduk,” ujar perwakilan Tyson kepada TMZ Sports.

Dalam insiden di pesawat tersebut, Tyson terlihat sempat melayani penumpang yang mengganggunya dengan sadar.

Namun pria yang saat ini bisnis perkebunan ganja itu hilang kesabaran dan memukul orang tersebut hingga KO.

Sang penumpang terlihat berdarah pada dahi bagian kanan dan harus mendapat perawatan medis.

Kepolisian San Francisco mengatakan sempat menahan kedua orang yang terlibat, namun kemudian membebaskan mereka. Satu orang dilaporkan mengalami luka-luka tidak serius. Kepolisian San Francisco kemudian menyerahkan kasus tersebut ke San Mateo County Sheriff.

editor : NMD
sumber : CNN Indonesia