Hari Ini HMI Jabodetabek Bakal Demo Jokowi, Gegara Kader Dituduh Polisi Lakukan Begal

JAKARTA, KALIMANTANLIVE.COM – Gara-gara kadernya dituduh melakukan begal dan disidang, Kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) se-Jabodetabek bakal melakukan aksi demonstrasi Presiden Joko Widodo di depan Istana Negara, Jakarta pada hari ini, Jumat (22/4/2022).

Pihak HMI tidak terima pemidanaan terhadap guru ngaji sekaligus kadernya dari Bekasi yang kini telah masuk persidangan.

“Titik kumpul PB HMI, titik aksi Istana Negara,” sebagaimana dikutip dari informasi yang Akmal sampaikan kepada CNNIndonesia.com, Jumat (22/4).

# Baca Juga :DERITA Guru Ngaji di Bekasi: Diborgol, Dilakban, Dipukuli Pakai Batu Bata, Ditodong Pistol dan Dituduh Begal

# Baca Juga :DEMO BEM SI 21 April Hari Ini, Tuntutan Mahasiswa: Turunkan Harga, Tolak Presiden 3 Periode dan Lainnya

# Baca Juga :Amien Rais Minta Luhut Mundur, Demokrat Minta Jokowi Tindak Menterinya, Please Resign!

# Baca Juga :Mahasiswa Demo Kantor DPRD Kalsel, Kenakan Topeng Presiden sambil Lakukan Aksi Ini

Akmal mengatakan unjuk rasa akan diikuti sekitar 300 kader HMI. Ia juga mengaku telah melayangkan surat pemberitahuan ke pihak kepolisian.

Aksi akan digelar sekitar pukul 13.00 WIB. Mereka menyuarakan lima tuntutan yang berkaitan persoalan hak asasi manusia (HAM) dan nasib kadernya yang dituduh melakukan begal di Bekasi.

Pertama, mendesak Presiden Jokowi menuntaskan kasus HAM yang dialami rakyat Indonesia.

Kedua, meminta Presiden Jokowi agar memerintahkan Kapolri untuk mencopot, memecat dan mengadili personel Polsek Tambelang dan Polres Bekasi yang diduga terlibat dalam kasus salah tangkap terhadap kader HMI di Bekasi.

Ketiga, mendesak Kapolri untuk mengevaluasi Polda Metro Jaya atas dugaan penyampaian keterangan yang tak sesuai fakta dalam kasus salah tangkap terhadap kader HMI di Bekasi.

Keempat, meminta Kapolri untuk mengambil langkah tegas agar kasus kekerasan dan pelanggaran HAM tak terjadi lagi.

Kelima, HMI meminta Jokowi terlibat langsung dalam penyelesaian penegakan hukum yang menimpa kader HMI di Bekasi.