Kembali Erupsi, Gunung Anak Krakatau Semburkan Abu Setinggi 1.500 Meter, Level Waspada!

KALIMANTANLIVE.COM – Jumat (22/4/2022), sekitar pukul 02.37 WIB, Gunung Anak Krakatau (GAK) kembali erupsi. Ketinggian kolom abu mencapai 1.500 meter dari puncak.

Mengutip Magma Indonesia, aplikasi resmi milik Kementerian ESDM, kolom abu teramati berwarna hitam dengan intensitas tebal ke arah Barat Daya.

Dalam letusan tersebut tidak terdengar suara dentuman. Erupsi ini terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 60 mm dan durasi 45 detik.

# Baca Juga :Kecelakan Maut di Pegunungan Arfak, 18 Tewas Termasuk Balita dan Ibunya, Truk Angkut 34 Orang Tabrak Tebing

# Baca Juga :MENGERIKAN Letusan Gunung Berapi Tonga Sebabkan Dampak Badai Matahari Parah, Kekuatannya 1000 Kali Bom Hiroshima

# Baca Juga :Polisi Tanahbumbu Sita 11 Paket Sabu dari Pengedar di Jalan Gunung Gede Simpangempat, Disimpan dalam Baju Koko

# Baca Juga :Gunung Anak Krakatau 3 Kali Erupsi, Muntahkan Abu Vulkanik Setinggi 2.000 Meter Jumat 25 Maret 2022

Saat ini, status Gunung Anak Krakatau berada di Level II atau waspada.

Aktivitas Gunung Anak Krakatau meningkat sejak awal April 2022.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat Gunung Anak Krakatau (GAK) mengalami erupsi tujuh kali sepanjang April 2022. Letusan terendah yaitu 700 meter dari atas puncak.

Letusan pertama terjadi pada 15 April 2022, sekitar pukul 03.27 WIB.

Ketinggian abu saat itu mencapai 1.000 meter dari puncak, kolom abu berwarna putih hingga hitam ke arah barat daya, dengan amplitudo maksimum 50 mm dan durasi 5 menit.

Masih di tanggal yang sama, erupsi kembali terjadi dengan ketinggian 700 meter dari atas puncak.

Kolom abu berwarna putih hingga kelabu mengarah ke barat daya, dengan amplitudo maksimum 400 mm dan berdurasi 2 menit 33 detik.

Letusan ketiga pada tanggal yang sama terjadi pukul 18.37 WIB dengan ketinggian abu 800 meter dari puncak.

Kolom abu berwarna putih hingga kelabu ke arah barat daya dengan amplitudo maksimum 55 mm dan berdurasi 1 menit 10 detik.