KALIMANTANLIVE.COM – Malam Lailatul Qadar dipercaya umat muslim sebagai malam yang lebih baik dari seribu bulan.
Namun, Lailatul Qadar sendiri merupakan malam dimana Allah SWT menurunkan ayat-ayat suci pertama dalam Al-Quran kepada Nabi Muhammad SAW.
Dilansir Britannica, pada malam itu, Allah SWT pertama kali menurunkan wahyu berupa Alquran kepada Nabi Muhammad melalui malaikat Jibril.
# Baca Juga :Kapan Malam Lailatul Qadar 2022 Datang? Ini Tanda-tandanya Menurut Rasulullah
# Baca Juga :MALAM Lailatul Qadar 1443 Hijriah, Ini Bacaan Doa Lengkap dengan Amalan Terbaik di Malam Seribu Bulan
# Baca Juga :RAMADHAN Terjadi 2 Kali di Tahun 2030, Kok Bisa? Ini Penjelasan Astronom Khaled al-Zaqaq
# Baca Juga :BREAKING NEWS Masjid Istiqlal Gelar Salat Tarawih Berjamaah, Saf Rapat Selama Ramadan 1443 H
Selain itu, apa saja hal lain yang membuat sejarah turunnya ayat Al-Quran di malam Lailatul Qadar terasa amat istimewa? Berikut penjelasan lengkapnya.
“Iqra!” dan Turunnya Malaikat
Menurut tradisi Islam, Muhammad mendapat wahyu ayat-ayat Al-Quran pertama kali setelah merenung dalam pengasingan.
Dalam salah satu malam perenungannya, ketika lailatul qadar, malaikat Jibril menampakkan diri kepada Muhammad dan memerintahkan sebuah kata “Iqra!” yang artinya bacalah.
Selain peringatan turunnya wahyu Al-Quran, lailatul qadar juga bermakna turunnya malaikat ke Bumi.
Malaikat melakukan berbagai tugas untuk memberikan kedamaian, berkah, dan bimbingan ilahi hingga subuh hari.
Hangat dan Sejuk, Tanda Lailatul Qadar
Karena malam lailatul qadar dipercaya membuat malaikat turun ke bumi, suasana akan berbeda dari biasanya, lebih hangat dan sejuk.








