PT Wilmar Terseret Kasus Mafia Minyak Goreng, Bagaimana Nasib Persis Solo? Ini Sikap Kaesang Pangarep

SOLO, KALIMANTANLIVE.COM – Menyusul Komisaris PT Wilmar Nabati Indonesia berinisial MPT jadi tersangka kasus korupsi izin ekspor minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO), bahan baku minyak goreng.

Klub sepak bola Persis Solo, Jawa Tengah, buru-buru mengambil sikap memutuskan hubungan kerja sebagai sponsor kepada Wilmar International Group.

Keputusan ini diambil setelah Kejaksaan Agung (Kejagung) menjerat Dirjen Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan (Kemendag) berinisial IWW alias Indrasari Wisnu Wardhana terkait kasus korupsi.

# Baca Juga :RINCIAN Harta Kekayaan Mafia Minyak Goreng Indrasari Wisnu Wardhana, Tanah dan Bangunan Rp 4.4 Miliar

# Baca Juga :Sesumbar Soal Mafia Minyak Goreng, DPR RI: Nyali KPPU Lebih Tinggi Ketimbang Kemendag

# Baca Juga :Kapolri Sebut Modus Sulap Minyak Goreng Curah Jadi Kemasan Sedang Marak

# Baca Juga :Emak-emak Harga Minyak Goreng Turun! Di Alfamart & Indomaret Hari Ini 14 April 2022 Segini Harganya

Direktur Utama Persis Solo, Kaesang Pangarep, yang juga putra Presiden Joko Widodo atau Jokowi langsung mengumumkan pemutusan hubung kerja tersebut. Padahal, Wilmar merupakan sponsor pada Liga 2 musim 2021/2022 lalu.

Dalam pernyataannya, putra bungsu Presiden Joko Widodo ini, mengatakan sikap Persis Solo mempertimbangkan beberapa aspek serta isu yang berkembang dimasyarakat.

“Kerja sama yang terjalin antara Persis dan Wilmar adalah sebuah bentuk kerja sama profesional yang didasari untuk pengembangan sepak bola yang lebih berprestasi di kota Solo, dan selama kurun waktu kerja sama musim lalu, lingkup kerja sama kedua pihak terbatas hanya dalam koridor profesional yang sudah disepakati bersama melalui surat perjanjian kerja sama,” kata Kaesang, dalam pernyataan sikap.

Lanjut Kaesang, dalam konteks kerja sama, hubungan kedua belah pihak berlandaskan asas profesionalisme dan tidak ikut campur dalum urusan marjinal masing-masing perusahaan.