Benarkah Ada Fenomena Planet Sejajar yang Terjadi 100 Tahun Sekali? Ini Jawabannya

KALIMANTANLIVE.COM – Unggahan akun @langitselatan memperlihatkan foto titik-titik cahaya yang merupakan planet beserta bulan tampak sejajar pada 24 April 2022, viral di media sosial.

Warganet pun bertanya apakah fenomena tersebut terjadi setiap 100 tahun sekali.

Banyak juga warganet yang membagikan hasil foto mereka.

# Baca Juga :GERHANA MATAHARI Total 3 Hari Lagi, Daftar Negara yang Bisa Melihat Gerhana Keempat di 2021, Indonesia?

# Baca Juga :CARA Menonton Siaran Langsung Gerhana Matahari Besok 4 Desember 2021 di Antarktika, Klik Link YouTube Ini

# Baca Juga :DETIK-Detik JELANG Gerhana Matahari 4 Desember 2021 Tinggal Beberapa Jam Lagi, LIVE Streaming di Link YuoTube NASA

# Baca Juga :Gerhana Bulan Terlama di Abad Ini Bakal Terjadi 19 November, Bulan Tertutup Selama 3 Jam 28 Menit

Unggahan tersebut disukai lebih dari 66.700 kali, dibagikan ulang lebih dari 15.900 kali, dan dikomentari lebih dari 900 kali.

Bagaimana penjelasan BRIN tentang fenomena astronomis tersebut? Benarkah ini konjungsi kuintet yang terjadi setiap 100 tahun sekali?

Penjelasan BRIN

Peneliti Pusat Riset Antariksa BRIN Andi Pangerang mengungkapkan bahwa planet sejajar atau konjungsi kuintet berikutnya akan terjadi pada 13 Juni 2118, bertepatan dengan 23 Syawal 1542 H.

Sebelum saat ini, konjungsi kuintet terjadi pada 8 Maret 1926 bertepatan dengan 23 Sya’ban 1344 H.

“Jadi, siklusnya tepat 96 tahun 1,5 bulan dalam tahun masehi atau 99 tahun 1 bulan dalam tahun hijriah,” kata Andi pada Kompas.com, Senin (25/4/2022).

Oleh karena itu, secara hitungan kasar, bisa disebut konjungsi kuintet terjadi setiap 100 tahun sekali.

“Secara kasar kurang lebih 100 tahun, eksak-nya 96 tahun,” tutur Andi.

Fenomena konjungsi kuintet terjadi pada 10 hari terakhir bulan Ramadhan 1443 H, sehingga bertepatan dengan mudiknya masyarakat Indonesia.

Konjungsi Kuintet adalah 5 benda langit yang tampak segaris secara visual sekaligus terdiri atas Saturnus, Mars, Venus, Jupiter, dan Bulan. Fenomena ini dapat disaksikan hingga tanggal 29 April 2022.

https://twitter.com/langitselatan/status/1518057312275275777?s=20&t=gR0jQKJR_eJLelUDdY5YXg